Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Indonesia Perkirakan Inflasi Tahun Ini 3,2%

Bank Indonesia memperkirakan inflasi pada tahun ini akan tetap rendah di level 3,2%.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 09 November 2018  |  14:13 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) berbincang dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (kanan), disaksikan Deputi Gubernur Erwin Rijanto, sebelum penjelasan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/6/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (tengah) berbincang dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (kanan), disaksikan Deputi Gubernur Erwin Rijanto, sebelum penjelasan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/6/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia memperkirakan inflasi pada tahun ini akan tetap rendah di level 3,2%.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, perkembangan inflasi yang rendah pada tahun ini akan mendorong bahwa tekanan inflasi 2019 juga lebih rendah dari perkiraan bank sentral sebelumnya.

"Pada 2019 kami perkirakan inflasi 3,6%," ungkap Perry, Jumat (9/11).

Adapun, perkiraan inflasi 2018 ini lebih rendah dari inflasi tahun sebelumnya, yakni 3,61%.

Pada November ini, inflasi berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) minggu pertama tetap rendah 0,16% (month to month/mtm). Sementara itu, inflasi tahunannya mencapai 2,39 (ytd/year to date) dan 3,12% (yoy/year on year).

Menurut Perry, sejumlah komoditas penyumbang inflasi antara lain komoditas bawang merah beras bensin emas perhiasan. Di sisi lain, penyumbang deflasi bulan November a.l. ayam ras dan sayur-sayuran.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) selama Oktober 2018 mengalami inflasi sebesar 0,28%. Adapun, inflasi tahunan dan tahun kalendernnya mencapai masing-masing 3,16% dan 2,22%.

Dari 82 kota yang disurvei BPS, 66 kota mengalami inflasi dan 16 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Palu dan terendah di Cilegon, sementara deflasi terendah di Bengkulu dan tertinggi di Bengkulu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top