Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelar Wisuda ke-33 STP Sahid Cetak 608 Wisudawan

Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta menggelar wisuda ke-33 2018 dengan jumlah lulusan sebanyak 608 orang. Acara wisuda tersebut diselenggarakan di Grand Sahid Jaya Hotel pada Rabu (17/10/2018).
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 17 Oktober 2018  |  14:35 WIB
Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta Kusmayadi (dari kiri), Direktur Eksekutif Yayasan Sahid Jaya Kohar Sulistyadi, Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III Putut Pujogiri, Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan & Pembangunan Yayasan Sahid Jaya  Hariyadi Sukamdani menghadiri wisuda ke-32 Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid di Jakarta, Selasa (17/10). - JIBI/Dedi Gunawan
Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta Kusmayadi (dari kiri), Direktur Eksekutif Yayasan Sahid Jaya Kohar Sulistyadi, Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III Putut Pujogiri, Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan & Pembangunan Yayasan Sahid Jaya Hariyadi Sukamdani menghadiri wisuda ke-32 Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid di Jakarta, Selasa (17/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Jakarta menggelar wisuda ke-33 2018 dengan jumlah lulusan sebanyak 608 orang. Acara wisuda tersebut diselenggarakan di Grand Sahid Jaya Hotel pada pagi ini (17/10/2018).

Hadir dalam wisuda ini a.l. Ketua Sekolah Tinggi Sahid, Kusmayadi, Bupati Supiori Provinsi Papua Jules F. Warikar, Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan, dan Sosial Sahid Jaya Nugroho B. Sukamdani, Asisten Deputi Manajemen Strategis Kementerian Pariwisata Fransiskus Xaverius Teguh, Ketua Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya Sarwo Budi Wirayanti Sukamdani, dan ketua Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan, Pendidikan, dan Sosial Sahid Jaya Nugroho B. Sukamdani.

Ketua STP Sahid Kusmayadi mengatakan kebutuhan tenaga profesional di bidang pariwisata terus meningkat setiap tahunnya.

“STP Sahid memiliki keunggulan karena mendapatkan dukungan dari kelompok usaha Sahid lainnya yang bergerak dalam bidang pariwisata,” katanya, di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata Indonesia semakin baik dan telah mampu bersaing di pasar kerja profesional. 

Disisi lain, Kusmayadi mengatakan, STP sahid tidak hanya fokus pada pencetakan wisuda dalam kuantitas yang banyak, tetapi STP juga berupaya meningkatkan kulitas layanan baik dari fisik gedung maupun non fisiknya.

"Kami meningkatkan kompetisi karyawan untuk meningkatkan kompetensi STP sahid, kami juga memperbaiki memperbaiki kampus, membuka kampus cabang, dan lainnya. Kami terus berbenah," jelasnya.

Bahkan, dia mengatakan STP Sahid sedang mengajukan perubahan bentuk lembaga pendidikan dari sekolah tinggi menjadi Politeknik.

"Kami minta doanya, akhir tahun ini atau tahun depan bisa terwujud, dan memenuhi persyaratan. Lalu kita bisa menjadi Universitas bidang vokasi," katanya.

Mengapresiasi STP Sahid, Bupati Jules mengatakan dalam acara pelantikan ini terdapat 11 wisudawan yang berasal dari daerahnya.

Menurutnya, dengan tambahan sumber daya yang berkualitas ini, sektor pariwisata Supiori dapat meningkat bwrkembang lebih cepat.

Ditambah, meski belum begitu berkembang, Supiori memiliki beberapa hotel yang sudah siap beroperasi dan dijadikan sarana berkembangnya wisadawan asal Supiori tersebut.

"Kami berharap anak-anak kami tidak hanya terpikir untuk bekerja di pemerintahan. Namun bisa menjadi pelopor dan membantu pemerintah dengan menciaptakan lapangan pekerjaan," ujarnya. 

Menambahkan, Asisten Deputi Manajemen Strategis Kementerian Pariwisata Fransiskus mengatakan, peran lembaga pendidikan akademik, profesi dan vokasi dapat memahami pasar pariwisata Indonesia.

Pasalnya, pemerintah berharap dapat menghasilkan devisa US$24 miliar, yang artinya lemabaga pendidikan harus mencetak lulusan dalam jumlah yang besar dan kualitas yang terbaik.

"Oleh karena itu lembaga pendidikan harus meningkatkan kualitas kurikulum, dan sertifikasi. Kurikulumnya juga harus mengacu pada standar internasional," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sahid
Editor : Wike Dita Herlinda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top