Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kembangkan Pesawat R80, PT Regio Aviasi Industri Gandeng PT OSO Sekuritas

Direktur Utama PT Regio Aviasi Industri Agung Nugroho dan Dirut PT OSO Sekuritas Indonesia Hamdriyanto menandatangani nota kesepahaman sebagai simbol kerja sama di antara kedua pihak di Pameran Habibie Festival 2018, Kamis (20/9/2018).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 20 September 2018  |  19:13 WIB
Replika pesawat R80 buatan Indonesia. - militerindonesiamy.blogspot.com
Replika pesawat R80 buatan Indonesia. - militerindonesiamy.blogspot.com

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Regio Aviasi Industri Agung Nugroho dan Dirut PT OSO Sekuritas Indonesia Hamdriyanto menandatangani nota kesepahaman sebagai simbol kerja sama di antara kedua pihak di Pameran Habibie Festival 2018, Kamis (20/9/2018).

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan langsung oleh komisaris PT RAI Ilham A Habibie dan Sugiharto, komisaris PT OSO Sekuritas Indonesia Icuk Sugiarto, dan CIO dari PT RAI Desra Ghazfan.

Nota kesepahaman (MoU) tersebut juga menjadi tanda awal keikutsertaan OSO Sekuritas Indonesia dalam Program Penggalangan Dana untuk Pengembangan Pesawat R80 yang digagas Regio Aviasi Industri (RAI).

OSO Sekuritas akan menjadi financial advisor dan investment banker bagi PT Regio Aviasi Industri untuk tahapan fase full scale development.

Agung Nugroho mengatakan bahwa selama 5 tahun ke belakang RAI telah berhasil mengembangkan konsep pesawat terbang.

Setelahnya, pesawat akan didesain lebih detail dan RAI akan melakukan kerja sama atau kontrak dengan para pemasok peralatan sistem pesawat terbang.

"Rencananya kami akan buat empat pesawat untuk diuji terbang dan dua pesawat yang diuji di darat untuk memastikan kekuatan strukturnya,"ujar Agung.

Dia menambahkan bahwa proses produksi pesawat yang dimulai awal 2019 dan diperkirakan selesai pada 2024 akan memakan biaya lebih dari Rp20 triliun.

Produksi pesawat R80 tengah menjalankan fase full scale development yang direncanakan selesai pada 2025. Artinya pada tahun yang sama pesawat tersebut sudah siap diterbangkan untuk kepentingan komersial.

Program pengembangan pesawat R80 ini diharapkan menjadi bukti bahwa Indonesia juga mampu memproduksi pesawat yang mampu mengakomodasi kebutuhan transportasi udara di Indonesia atau tidak berhenti hanya sebagai konsumen. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri pesawat terbang
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top