Sarinah Bakal Tambah 3 Gerai Baru di Luar Jawa

PT Sarinah (Persero) berencana membuka 3 gerai baru di Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Supadio Pontianak, dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Pontianak.
M. Richard | 22 Agustus 2018 18:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarinah (Persero) berencana membuka 3 gerai baru di Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Supadio Pontianak, dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Pontianak.

Direktur Ritel Sarinah Lies Permana Lestari menjelaskan toko serba ada (toserba) pelat merah tersebut hendak membuktikan upaya untuk bisa bangkit setelah bisnisnya sempat terkontraksi sepanjang tahun lalu.

“Tahun ini kami punya rencana untuk membangun 3 outlet lagi, yakni di bandara Padang, Pontianak, dan Balikpapan,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (22/8/2018).

Saat ini, sebutnya, Sarinah telah memiliki 19 gerai yang tersebar di seluruh Tanah Air. Sebanyak 7 di antaranya berada di bandara-bandara, termasuk di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Selain berencana menambah gerai baru, Sarinah sedang merencanakan untuk membuka sebuah label fesyen sendiri, seperti Sarinah Kids, Sarinah Casual, dan Sarinah Hijab.

Menurut Lies, sepanjang semester I/2018, Sarinah masih membukukan pertumbuhan omzet satu digit, tetapi hal itu masih lebih baik dibandingkan dengan capaian dari tahun sebelumnya. Sayangnya, dia enggan menyebutkan berapa angka pertumbuhan tersebut.

Sejak tahun lalu, lanjutnya, Sarinah juga sudah melakukan sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, dalam hal penyediaan seragam kerja, plakat, hingga tas suvenir seminar.

Adapun, BUMN yang telah bekerja sama dengan Sarinah sejauh ini adalah PT Hutama Karya, PT Asuransi Jiwasraya, PT BNI Tbk., Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia, PT Waskita Karya, dan PT Angkasa Pura I.

"Iya karena kami BUMN, jadi kami punya captive market sendiri, dan omzet yang kami dapat besar-besar, bulky," ucap Lies.

Lebih lanjut, Lies mengatakan, pada semseter II/2018 Sarinah optimistis masih dapat meningkatkan pertumbuhannya, ditopang oleh momentum Asian Games 2018 yang sangat signifikan dalam mengundang wisatawan asing untuk berburu cenderamata.

Lies memaparkan, penjualan cinderamata Asian Games pada Juli mengalami kenaikan 157% dibandingkan dengan Juni.

Di sisi lain, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah berpendapat, tidak banyak toserba milik swasta yang mampu mempertahankan model bisnis seperti Sarinah.

"Itu suatu keunggulan, memang seharusnya lebih banyak cabangnya, kalau bisa memang harus di seluruh provinsi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun berharap Sarinah dapat memaksimalkan potensi gerai flagship-nya di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta.

Menurutnya, Sarinah harus lebih gencar dalam melakukan promosi dan membuat festival berkala untuk menarik pengunjung, terutama kelas menengah atas agar dapat lebih mengenal produk dan kuliner produksi usaha kecil menengah (UKM).

Tag : sarinah
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top