Bongkar Muat Kontainer Pelindo I Tumbuh 14,5%

Pelabuhan Indonesia I mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 14,5% (year on year) dalam enam bulan pertama 2018. Pertumbuhan disokong operasional di Pelabuhan Belawan, Dumai, dan Malahayati.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 Agustus 2018  |  21:06 WIB
Bongkar Muat Kontainer Pelindo I Tumbuh 14,5%
Wisatawan mancanegara turun dari kapal pesiar MV Superstar Libra saat bersandar di Pelabuhan Multi Purpose Kuala Tanjung milik PT Pelindo I, di Batubara, Sumatra Utara, Kamis (5/4/2018). - ANTARA/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 14,5% (year on year) dalam enam bulan pertama 2018. Pertumbuhan disokong operasional di Pelabuhan Belawan, Dumai, dan Malahayati.

Corporate Secretary Pelindo I, M. Eriansyah mengatakan arus peti kemas yang dicatat perseroan mencapai 619.519 TEUs (Twenty foto equivalent unit). Dalam satuan boks, arus peti kemas mencapai 515.275 boks atau tumbuh 15,22%.

Dia menerangkan aktivitas bongkar muat peti kemas meningkat seiring dengan importasi alat rumah tangga, barang material besi, dan makanan ternak di Belawan International Container Terminal (BICT). Selain di Belawan, peningkatan bongkar muat juga terjadi di Pelabuhan Malahayati, Sibolga, dan Dumai.

Tren peningkatan bongkar muat juga diikuti arus kunjungan kapal yang juga bertumbuh. Eriansyah menuturkan, trafik kunjungan kapal naik 7,41% menjadi 76,24 juta GT (Gross Tonage).

"Naiknya angka tersebut disebabkan oleh meningkatnya kunjungan kapal di pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo I, yakni Pelabuhan Belawan dan Dumai," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Rabu (15/8/2018).

Di sisi angkutan penumpang, Pelindo I mencatat pertumbuhan jumlah penumpang 5,35% menjadi 2,56 juta. Pertumbuhan ini ditopang pergerakan penumpang selama musim liburan sekolah dan Hari Raya Idulfitri.

ACS Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami menambahkan, Pelindo 1 akan terus meningkatkan pelayanan, menciptakan inovasi, dan ekspansi bisnis sejalan dengan visi pemerintah dalam pembangunan maritim. Salah satu yang akan ditempuh yakni digitalisasi layanan kepelabuhan.

Sebagai proyek percontohan, Pelabuhan Sri Bintan Pura yang dikelola perseroan telah diterapkan sistem e-berthing dan e-pass sejak 2018. E-berthing dan e-pass merupakan sistem transaksi elektronik non tunai yang digunakan dalam pelayanan tambatan kapal dan pembayaran masuk pas pelabuhan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelindo

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top