Laporan dari China: Merck Buka Pusat Teknologi OLED di Shanghai

Perusahaan sains dan teknologi terkemuka asal Jerman, Merck, meresmikan pembukaan pusat teknologi organic light-emitting diode (OLED) di zona percontohan perdagangan bebas, Shanghai, China.
Pamuji Tri Nastiti | 21 Juni 2018 22:11 WIB
Sejumlah produk yang menggunakan pigmen atau pewarna khusus produksi Merck dipajang di lokasi penyelenggaraan Merck 350th Anniversary di Shangri-la Hotel, Pudong, Shanghai, China. - Bisnis.com/Pamuji Tri Nastitri

Bisnis.com, SHANGHAI – Perusahaan sains dan teknologi terkemuka asal Jerman, Merck, meresmikan pembukaan pusat teknologi organic light-emitting diode (OLED) di zona percontohan perdagangan bebas, Shanghai, China.

Managing Director-Merck Performance Materials China Allan Gabor mengatakan pusat teknologi OLED di China menawarkan berbagai produk mutakhir seperti pigmen warna untuk pabrikan kosmetik, elektronik, otomotif, dan lainnya.

"Pusat pengembangan OLED akan menjadi tempat kolaborasi bagi pelanggan dan pihak Merck untuk menghasilkan solusi yang pas dalam produk displai OLED," ujarnya dalam diskusi mengenai teknologi manufaktur pada Rabu (21/6/2018) malam.

Menurut dia, investasi pusat OLED merupakan salah satu terobosan untuk lebih mendekatkan diri kepada pelanggan sekaligus terus berinovasi mengembangkan bahan OLED yang murni, andal, dan efisien sesuai dengan persyaratan pasar dan untuk mendukung inovasi pelanggan.

"China menjadi pasar terbesar untuk konsumen ponsel pintar dan elektronik sehingga cukup signifikan membuka pusat OLED. Sebagai pemimpin pasar global dan teknologi dalam solusi displai, Merck siap menjadi yang terdepan di antara pemain global di materi OLED," ujar Gabor.

Michael Heckmeier, Kepala Unit Bisnis Solutions Merck, menuturkan pembukaan pusat teknologi OLED memperkuat komitmen terhadap industri displai di China dan melengkapi label aplikasi OLED oleh Merck yang ada di negara-negara Asia lainnya.

"Pusat baru ini mendukung misi kami bekerja sama di samping pelanggan kami sebagai mitra lokal yang terpercaya untuk mendorong inovasi dan mempersingkat waktu mereka untuk memasarkannya," ungkap Heckmeier.

Sebagai informasi, total investasi sektor OLED di China mencapai 157,5 reminbi dengan perkiraaan pada 2020 kapasitas produksi displai mencapai 28% dari pasar global dan menjadikan China pemasok terbesar OLED di dunia.

Sementara itu, Tobias Grossmann, Kepala OLED Technology Center China, menjelaskan sebagian besar kinerja utama pembuatan warna dasar berbagai produk dibantu mesin secara nonsetop.

"Pada intinya, proses pembuatan pigmen warna OLED dikerjakan lebih baik, dengan cara lebih maju, dan sesuai dengan keinginan konsumen khususnya terkait dengan data piksel warna yang diharapkan," katanya saat mendampingi kunjungan ke pusat teknologi OLED Merck di Shanghai, Kamis (21/6/2018).

Teknologi OLED yang dihasilkan diklaim membuat warna lebih cerah dan kualitas produk lebih baik.

"Ada percobaan pengecekan warna  dalam 10 hari bagaimana ketahanan dan kualitasnya, apalagi terkait layer warna dalam OLED ini sangat rumit dan kami menawarkan kemudahan bagi konsumen untuk bekerja sama menentukan warna di Merck," jelasnya.

Sebagai gambaran, penampilan warna OLED lebih kontras dengan tekstur warna metalik solid. Produk OLED diklaim memiliki warna lebih bagus dan berkualitas. Sejauh ini penggunaan material OLED dari Merck di antaranya diterapkan untuk sejumlah produk ponsel Samsung untuk teknologi displainya.

Untuk penerapan dalam produk kosmetik di antaranya pewarnaan cat kuku, botol sampo, kemasan pelembap kulit, eye shadow, dan lainnya.

Tag : merck
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top