Merck Gandeng Alibaba Health Fokus Melacak Obat

Merck, perusahaan sains dan teknologi asal Jerman, memastikan kerja sama strategis dengan perusahaan digital healthcare, Alibaba Health, untuk menyediakan akses pelayanan perawatan kesehatan bagi pasien.
Pamuji Tri Nastiti | 21 Juni 2018 07:42 WIB
Diskusi The Future of Manufacturing dalam rangkaian penyelenggaraan Merck 350th Anniversary di Shanghai, China, Rabu (20/6), yang dimoderatori oleh Ralf Annasentz selaku Merck Japan President yang pernah menjabat Managing Director PT Merck Tbk. di Indonesia pada 2007. - Bisnis/Pamuji Tri Nastiti

Bisnis.com, SHANGHAI -- Merck, perusahaan sains dan teknologi asal Jerman, memastikan kerja sama strategis dengan perusahaan digital healthcare, Alibaba Health, untuk menyediakan akses pelayanan perawatan kesehatan bagi pasien. 

Kedua perusahaan menyatakan kolaborasi tersebut akan fokus pada pelacakan dan penelusuran obat-obatan secara digital, serta bersama-sama mengkaji opsi kerja sama e-commerce farmasi dan kecerdasan buatan.

CEO Merck Healthcare Simon Struge mengatakan kemitraan dengan Alibaba Health dilakukan mengingat perusahaan tersebut menjadi pemain terdepan dalam digital healthcare.

"Melalui platform digital Alibaba Health, kami dapat menghadirkan keahlian healthcare oleh Merck kepada lebih banyak pasien dan keluarga, khususnya di China," paparnya di sela-sela agenda Merck 350th Anniversary wilayah Asia Pasifik di Shanghai, China, Senin (20/6/2018) malam.

Menurut Simon, kerja sama akan dimulai dengan platform pelacakan oleh Alibaba Health yang menggabungkan keahlian Merck dalam produksi obat diabetes, gangguan tiroid, dan penyakit kardiovaskular. Kekuatan Alibaba Health dalam pelayanan kesehatan secara online diyakini akan membantu memastikan keselamatan dan keamanan penggunaan obat-obatan, sekaligus menambah layanan kepada pasien.

Kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi aplikasi perawatan kesehatan secara digital, aplikasi pelayanan langsung ke pasien, serta aplikasi perawatan kesehatan Artificial Intelligence (kecerdasan buatan/AI).

CEO Alibaba Health Leo Shen berharap besar atas kerja sama pengembangan teknologi kedua pihak.

"Merupakan langkah logis di era ini, apalagi China sedang mengalami transformasi internet di mana kemampuannya akan menembus setiap tahap produksi industri, operasi bisnis dan kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Shen menegaskan industri healthcare, integrasi internet, dan industri medis serta perawatan kesehatan tradisional perlu mendapatkan dorongan di era modern.

"Kami berharap kemitraan antara Alibaba Health dan Merck akan memperkaya penawaran dan layanan masing-masing, dan akan menjadi katalis untuk pengembangan berkelanjutan Merck," tambahnya.

Alibaba Group menjadi induk bagi Alibaba Health, yang dibentuk dengan tujuan untuk menyediakan layanan perawatan kesehatan yang adil, terjangkau, dan mudah diakses, dengan memanfaatkan ekosistem kesehatan khusus dan teknologi inovatif.

"Misi kami adalah mengubah kehidupan 40 juta pasien di China pada 2025 dan digitalisasi akan memainkan peran penting dalam membantu kami mencapai tujuan itu," sebut General Manager bisnis Biopharma Merck di China, Rogier Janssens.

Menurutnya, dengan menggabungkan keahlian Merck dalam kekayaan riset kesehatan seperti penyakit kronis, kesuburan dan onkologi dengan teknologi mutakhir dan keahlian teknis Alibaba Health, kerja sama diharapkan efektif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan penyakit, serta manajemen kesehatan melalui pendekatan internet.

Merck menegaskan akan terus berdampingan dengan inovasi teknologi di era digital. Sejauh ini, China menjadi pasar strategis yang terus bertahan sepanjang 85 tahun kehadiran Merck di Negeri Panda.

 

Tag : kesehatan, merck
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top