LEBARAN 2018: Kemendag Bilang Harga Barang Kebutuhan Pokok Stabil

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali menjelang Lebaran 2018.
Agne Yasa | 14 Juni 2018 22:32 WIB
Pasar Kawasan Perdesaan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali menjelang Lebaran 2018.

Hal tersebut dipastikan Enggar lewat pantauan ke pasar rakyat di sejumlah daerah, seperti Palangkaraya, Bandung, Makassar, Palu, dan Kendari.

“Pada H-2 Lebaran, secara keseluruhan semua bahan pokok tersedia. Semua harga terkendali, tidak ada lonjakan-lonjakan yang berarti. Tidak hanya pada Lebaran tahun ini saja, Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga hingga tahun depan, sesuai amanat Presiden Joko Widodo,” ujar Enggar dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (14/6/3018).

Dalam kunjungannya ke Makassar, pantauan di pasar menunjukkan pasokan beras cukup.

Beras medium Bulog tercatat dijual Rp8.950 per kg sedangkan beras premium dijual Rp9.600-Rp12.000 per kg atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan untuk beras. HET beras premium untuk wilayah Sulawesi yaitu sebesar Rp12.800 per kg.

Selain itu, harga gula pasir rata-rata tercatat Rp12.500 per kg, cabe merah keriting Rp30.000- Rp40.000 per kg, bawang merah Rp30.000-Rp40.000 per kg, bawang putih Rp25.000-Rp30.000 per kg, dan tepung terigu Rp9.000-Rp10.000 perkg.

Untuk daging sapi segar, harganya juga terpantau stabil yaitu Rp110.000-Rp120.000/kg. Adapun, daging ayam terpantau dijual Rp30.000-Rp34.000 per kg, sedangkan untuk harga telur ayam Rp22.000-Rp24.000 per kg atau mengalami ada kenaikan sedikit karena banyaknya permintaan menjelang Lebaran.

Berdasarkan hasil pemantauan, gudang Bulog di Panaikang, Sulawesi Selatan memiliki pasokan beras sebanyak 125 ribu ton dengan ketahanan stok untuk 25 bulan.

Pemerintah, katanya, terus berupaya memastikan tidak adanya gejolak kenaikan harga, khususnya menjelang Lebaran 2018. Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah, Bulog, dan Satgas pangan.

”Dengan stabilnya harga dan pasokan bapok saat ini, masyarakat dapat menyambut Lebaran dengan khusyuk dan suka cita,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan pihaknya ingin memberikan sinyal bahwa pemerintah memang peduli sekali terhadap lonjakan permintaan menjelang Idulfitri.

"Kami harus turun memastikan itu semua bahwa stok itu ada, itu saja. Kami 34 provinsi, semua eselon 1 langsung turun. Hanya ayam saja, yang lain Insya Allah. [Pantauan ke pasar] konsumen juga bilang aman tahun ini," katanya.

Tag : harga pangan
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top