Harga Bapok Diklaim Terkendali Hingga Idulfitri

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali hingga Lebaran yang kurang dari sepekan lagi.
Agne Yasa | 09 Juni 2018 16:38 WIB
Pedagang menata daging ayam di lapaknya di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, PALANGKARAYA -- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali hingga Lebaran yang kurang dari sepekan lagi.

“Secara keseluruhan semua harga stabil, tidak ada soal. Harga bapok seperti bawang merah, bawang putih, dan gula juga tidak ada soal. Beras Bulog dijual dengan harga Rp9.450/kg. Kementerian Perdagangan akan terus menjaga agar harga stabil dan pasokan cukup saat Lebaran,” ujarnya saat meninjau pasar rakyat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/6/2018).

Dalam kunjungan kali ini, Mendag mengunjungi Pasar Besar dan Pasar Kahayan.

Pantauan di kedua pasar menunjukkan beras medium Bulog dijual di harga Rp9.450/kg. Harga ini lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk wilayah Kalimantan, yaitu sebesar Rp9.950/kg.

Untuk beras premium, rata-rata dijual dengan harga Rp13.000/kg. HET untuk beras premium di wilayah Kalimantan adalah Rp13.300/kg.

Enggar mengatakan tidak ada masalah jika dijual di bawah HET.

Selain itu, harga gula pasir juga terpantau dijual di bawah HET yang sebesar Rp12.500/kg, yaitu Rp12.000/kg. Bawang merah Rp38.000/kg, bawang putih Rp31.000/kg, dan tepung terigu Rp9.000/kg.

Mendag berharap stabilitas harga ini dapat membuat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan tidak perlu panik membeli.

Namun, harga daging ayam terpantau tinggi di harga Rp42.000/kg. Untuk menekan harga ayam, Enggar mengaku telah berkoordinasi dengan integrator untuk memasok daging ayam ke pasar agar harga stabil.

Di sisi lain, daging sapi segar terpantau stabil dengan harga jual Rp120.000/kg. Namun, ada kenaikan permintaan untuk daging beku yang dijual dengan harga Rp80.000/kg.

“Daging beku penjualannya meningkat. Ini salah satu cara untuk stabilisasi harga. Masyarakat mendapatkan pilihan, dapat membeli daging segar atau daging beku,” papar Enggar.

Kemendag terus mengintensifkan pantauan pasar ke sejumlah daerah di Indonesia hingga Lebaran. Mendag dan jajarannnya turun langsung ke pasar-pasar rakyat di seluruh Indonesia untuk memantau harga hingga menjelang Lebaran.

Setelah Palangkaraya, Enggar dijadwalkan meninjau pasar di Palu, Kendari, dan Makassar.

Tag : harga pangan
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top