Pengelola Parkir Bentuk Asosiasi

Pengusaha pengelola parkir membentuk Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia untuk memudahkan konsolidasi pengusaha dengan stakeholder, dalam hal ini adalah para pelaku usaha properti.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 15 Mei 2018 19:05 WIB
Pengelola parkir meter menujukkan mesin kasir untuk parkir meter di Bekasi, Jawa Barat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengusaha pengelola parkir membentuk Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia untuk memudahkan konsolidasi pengusaha dengan stakeholder, dalam hal ini adalah para pelaku usaha properti.

Ketua Umum Perkumpulan Pengelola Perparkiran Indonesia (PPPI) Muhammad Fauzan mengatakan PPPI bertujuan untuk memajukan dunia usaha pengelola parkir di Indonesia. Selain itu, PPPI akan membantu menciptakan iklim dunia usaha yang kondusif serta mampu menjembatani dunia usaha dengan pemerintah.

Ada pun PPPI ini dibentuk pada Jumat (4/5/2018), di Gedung Centennial Tower, Jakarta Selatan. Asosiasi ini dibentuk atas inisiatif dari beberapa perusahaan pengelola parkir, antara lain Centre Parking, Crown Parking, GB Parking, I-Park, PT. Master Parking Indo, TGR, PT ISS Parking dan berbagai perusahaan lainnya.

“Kami telah melakukan komunikasi dan konsolidasi kepada stake holder dan merancang asosiasi ini agar bisa menaungi pengusaha pengelola parkir di Indonesia, alhamdulillah sekarang PPPI terbentuk,” kata Fauzan, di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Fauzan menegaskan PPPI siap memajukan perparkiran Indonesia. Juga dengan PPPI, sesama pengusaha pengelola parkir tidak terjadi persaingan yang tidak sehat.

"Dan tentunya kita harapkan penggunaan teknologi dan mendorong peningkatan pendapatan daerah,” lanjutnya.

Fauzan menambahkan PPPI akan melakukan pembinaan pada pengusaha pengelola parkir secara berkesinambungan.

“PPPI akan bermanfaat bagi semua anggotanya. PPPI akan melakukan pembinaan yang kontinu kepada anggotanya agar semakin profesional,” imbuhnya.

Ada penyusunan pengurus seturut Anggaran Dasar dan Rumah Tangga PPPI sudah dilakukan. Adapun Ketua Dewan Pengawas terpilih adalah Anggawira. Ketua Umum terpilih Muhammad Fauzan akan dibantu antara lain oleh M. Bambang Widodo sebagai Wakil Ketua Umum, Nindya Nazara selaku Bendahara Umum, dan Budi Hartono sebagai Sekretaris Umum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pengelola parkir

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top