Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Metropolitan Kentjana Garap Townhouse di Jaksel

PT Metropolitan Kentjana Tbk siap mulai pembangunan rumah tapak di Tanah Ara, Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada 2018.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 01 Mei 2018  |  18:50 WIB
Ilustrasi rumah mewah -
Ilustrasi rumah mewah -

Bisnis.com, JAKARTA – PT Metropolitan Kentjana Tbk siap mulai pembangunan rumah tapak di Tanah Ara, Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada 2018.

Husin Widjajakusuma, Presiden Direktur PT Metropolitan Kentjana Tbk, mengatakan pembangunan kawasan perumahan di Tanah Ara akan dimulai pada akhir 2018 dengan total investasi sebesar Rp30 miliar.

“Sekarang masih dikerjakan fisik tanahnya, investasi segitu [Rp30 miliar] karena pengerjaan tanahnya agak berat, ada cut and fill dan macam-macam,” ujar Husin dikutip Selasa (1/5/2018).

Proyek perumahan Tanah Ara akan terdiri dari 39 unit rumah tapak dengan menyasar segmen menengah ke atas. Perumahan tersebut dibangun di lahan seluas 2 hektare dengan pemasaran dilakukan oleh PT Metropolitan Kentajana sendiri.

Pembangunan kawasan rumah tapak di Tanah Ara sebagai cara PT Metropolitan Kentjana Tbk untuk meningkatkan pendapatan pada 2018 seperti yang dijelaskan pada paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham PT Metropolitan Kentjana Tbk Kamis lalu.

Pada paparan publik, Husin juga menjelaskan telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp500 miliar untuk belanja lahan. Husein menuturkan akan melakukan pembelian lahan sekitar 50 hektare di beberapa wilayah sekitar Jabodetabek.

Hingga kini, PT Metropolitan Kentjana Tbk memiliki total landbank sekitar 20 hektare termasuk lahan proyek pengembangan Pondok Indah Mall 3 yang sedang dikerjakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top