Wings Air Maskapai Pertama Mendarat di Bandara Baru Perbatasan Malaysia

Wings Air (Lion Air Group) mengumumkan operasional baru maskapainya di Bandar Udara Tebelian, Kalimantan Barat (SQG).
Jaffry Prabu Prakoso | 27 April 2018 00:26 WIB
Wings Air mendarat pertama di Bandara Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat. - Istimewa/Wings Air

Bisnis.com, JAKARTA – Wings Air (Lion Air Group) mengumumkan operasional baru maskapainya di Bandar Udara Tebelian, Kalimantan Barat (SQG).

Gerbang udara di wilayah yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia tersebut telah menggantikan menggantikan fungsi utama Bandar Udara Susilo yang berjarak 14,07 km dari pusat kota.

Momentum ini sekaligus menandai perpindahan secara resmi dan tidak beroperasinya Wings Air di bandar udara sebelumnya yaitu Susilo.

Capt. Redi Irawan, Operation Director of Wings Air mengatakan maskapai itu menjadi yang perdana lepas landas dari Bandara Tebelian. Peresmian Bandara Tebelian diawali pendaratan pertama Wings Air bernomor IW 1370 yang berangkat dari Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalbar (PNK).

“Kami optimistis perpindahan seluruh operasional penerbangan akan berdampak positif bagi pelanggan, masyarakat, dan pemerintah daerah,” ungkap Redi melalui keterangan pers pada Kamis (26/4/2018).

Bandara Tebelian telah memenuhi kualifikasi standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sesuai peraturan keselamatan penerbangan sipil.

Memiliki landas pacu (runway) 1.660 meter dan lebar 30 meter, lebih panjang dari fasilitas Bandara Susilo dengan 1.300 meter dan lebar 30 meter. Kini, tetap melayani operasional armada sekelas ATR 72 lebih maksimal, untuk mengakomodir kebutuhan orang dan barang/kargo.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementeria Perhubungan, perkembangan angkutan udara di Sintang 35,13% per tahun. Hal itu menunjukkan sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan angkutan udara yang termasuk tinggi di Indonesia.

Redi menjelaskan maskapai sudah lama menyediakan pilihan moda perjalanan udara yang efektif serta mampu memenuhi permintaan di empat kabupaten sekitar Sintang, yaitu Melawi, Sekadau, Sanggau, dan Kabupaten.

“Kehadiran kami di sini dilatarbelakangi tingginya permintaan jasa transportasi sejalan perkembangan ekonomi daerah, permintaan masyarakat dan pasar penerbangan yang semakin dinamis,” tambahnya.

Kalbar merupakan provinsi yang memiliki tujuh bandar udara. Lion Air Group telah beroperasi di Pontianak, Ketapang, Putussibau, dan Sintang.

Wings Air melayani rute Sintang – Pontianak pergi pulang (PP) satu kali sehari, yang menawarkan penerbangan lanjutan (connecting flight) ke berbagai kota di Indonesia.

Tersedianya akses penerbangan ini merupakan pilihan tepat bagi traveler dan pebisnis dalam mobilitas dari dan ke Sintang sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi melalui percepatan arus logistik, perkebunan serta pariwisata.

Tag : wings air
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top