Pergantian Direksi Pertamina, Ini Respons Komisi VII DPR

Dewan Perwakilan Rakyat menilai pergantian direksi PT Pertamina (Persero) saat ini memang tepat. Pasalnya, kinerja direksi yang dipimpin Elia Massa Manik disebut tidak sesuai ekspektasi, terutama terkait pengembangan proyek seperti, kilang.
Surya Rianto | 20 April 2018 16:37 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA -- Dewan Perwakilan Rakyat menilai pergantian direksi PT Pertamina (Persero) saat ini memang tepat. Pasalnya, kinerja direksi yang dipimpin Elia Massa Manik disebut tidak sesuai ekspektasi, terutama terkait pengembangan proyek seperti, kilang.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih mengatakan, kalau dilihat memang proyek pengembangan kilang pada masa kepemipinan Elia Massa Manik ini tidak terlalu terlihat. Ditambah, ada pula kejadian tumpahan minyak di Balikpapan.

"Saya pikir memang bagus diganti dan harapannya penggantinya akan membuat perubahan yang signifikan, terutama proyek-proyek besar seperti, kilang. Itu kan, proyek yang juga menjadi nawacita Presiden RI Joko Widodo," ujarnya kepada Bisnis pada Jumat (20/4).

Eni menilai, pergantian ini bukan sekedar permasalahan tumpahan minyak di Balikpapan maupun perkembangan proyek kilang yang lamban.

"Kinerja secara keseluruhan tidak terlalu bagus," ujarnya.

Dalam RUPS LB Pertamina pada 20 April 2018 telah diputuskan, ELia Massa selaku Direktur Utama digantikan dengan pelaksana tugas (Plt) Nicke Widyawati yang merangkap sebagai Direktur SDM.

Lalu, Toharso digantikan Budi Santoso Syarif sebagai Direktur Pengolahan. Sebelumnya, Budi adalah VP refining Technology Pengolahan.

Dwi Daryoto digantikan oleh M. haryo Junianto sebagai Direktur Manajemen Asset.

Ardhy N. Mokobombang digantikan oleh Heru Setiawan sebagai direktur Mega Proyek.

Muchamad Iskandar sebagai Direktur Marketing Korporasi digantikan oleh Basuki Trikora Putra. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Senior Vice President Non Fuel Marketing Pertamina.

Lalu, Direktur Marketing Ritel diemban oleh Masud Hamid, dan Direktur Supplychain Infrastruktur Logistik dijabat oleh Gandhi Sriwidjojo.

Tag : pertamina, dpr
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top