Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Eximbank Danai Renovasi Istana Presiden Niger

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) (Indonesia Eximbank) menandatangani kerja sama tiga pihak dengan PT WIKA dan Chief of Cabinet of Niger terkait rencana pembiayaan buyers credit dan modal kerja ekspor senilai 21,7 juta euro atau setara US$26,7 juta.
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 10 April 2018  |  18:58 WIB
Indonesia Eximbank Danai Renovasi Istana Presiden Niger
CEO Indonesia Eximbank Sinthya Roesly (kiri) dan CEO Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro memberikan keterangan seusai penandatanganan kesepakatan di Nusa Dua Bali, Selasa (10/4/2018). - Bisnis/Pamuji Tri Nastiti
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menandatangani kerja sama tiga pihak dengan PT WIKA dan Chief of Cabinet of Niger terkait rencana pembiayaan buyers credit dan modal kerja ekspor senilai 21,7 juta euro atau setara US$26,7 juta.

Penandatangan tersebut dilakukan di sela-sela acara Indonesia Africa Forum (IAF) 2018 yang digelar di Nusa Dua, Bali, Selasa (10/4/2018).

Salah satu bentuk fasilitas transaksi perdagangan tersebut adalah rencanan pembiayaan buyers credit dan modal kerja ekspor proyek pembangunan dan renovasi Istana Presiden Niger untuk PT WIKA (Wijaya Karya).

Fasilitas ini membuktikan bahwa selain memfasilitasi pelaku ekspor, Indonesia Eximbank memanfaatkan salah satu keistimewaannya yaitu fasilitas buyers credit untuk bersinergi dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) strategis dalam rangka penetrasi ke Afrika.   

Sinthya Roesly, Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, mengatakan bahwa yang dilakukan oleh Indonesia Eximbank sudah sejalan dengan program Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan ekspor dan memfasilitasi eksportir sehingga dapat masuk ke negara tujuan ekspor baru termasuk di antaranya adalah Afrika.

Bahkan, Indonesia Eximbank sudah secara konkrit mendorong salah satu BUMN Karya untuk membangun proyek di Afrika.

Dalam kesempatan yang sama, Indonesia Eximbank juga menandatangani kerja sama bisnis senilai US$322,8 juta untuk memfasilitasi transaksi perdagangan antara Indonesia dengan Afrika. Dengan demikian total kerja sama bisnis yang ditandatangani oleh Indonesia Eximbank dalam IAF 2018 mencapai US$349,5 juta.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Indonesia Eximbank dengan tiga lembaga keuangan Internasional yaitu The African Export-Import Bank (Afreximbank) senilai US$100 juta, Standard Chartered Bank dengan nilai US$100 juta, dengan Commerzbank senilai US$122,8 juta.

Indonesia Eximbank akan mendapatkan fasilitas credit line dari Afreximbank secara resiprokal masing-masing senilai US$100 juta yang ditandatangani oleh Amr Kamel Executive Vice President Afreximbank dan Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly.

Fasilitas tersebut dapat digunakan baik untuk pembiayaan maupun penjaminan atas transaksi perdagangan barang dan jasa termasuk proyek investasi antara Indonesia dan Afrika.

Selanjutnya, Indonesia Eximbank juga mendapatkan fasilitas Letter of Credit dari Standard Chartered Bank untuk transaksi ke negara-negara Afrika seperti Nigeria, Mesir, Afrika Selatan, Pantai Gading, Mauritius, Uganda, Kenya, Ghana, Tanzania, dan negara-negara lain di Afrika yang masuk ke cakupan Standard Chartered Bank.

Sementara itu, dengan Commerzbank diwakili oleh Director Christian von Zastrow, Indonesia Eximbank yang diwakili oleh Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly menandatangani kerja sama partisipasi risiko dengan tujuan meminimalkan risiko yang muncul dalam transaksi perdagangan antara Indonesia dan Afrika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia eximbank
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top