Pameran Farmasi Asia Tenggara Digelar di Kemayoran Hingga 29 Maret 2018

Pameran niaga bahan baku industri farmasi Convention on Pharmaceutical Ingredients South East Asia (CPhl SEA) 2018 resmi dibuka pada hari ini. Pameran ini berlangsung hingga 29 Maret 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran.
Annisa Sulistyo Rini | 27 Maret 2018 16:40 WIB
Pembukaan CPhl SEA 2018 yang dihadiri oleh Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Maura Linda Sitanggang dan Ketua GP Farmasi F. Tirto Koesnadi di Jakarta, Selasa (27/3/2018). - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Pameran niaga bahan baku industri farmasi Convention on Pharmaceutical Ingredients South East Asia (CPhl SEA) 2018 resmi dibuka pada hari ini. Pameran ini berlangsung hingga 29 Maret 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran.

CPhl SEA 2018 dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang. 

Christopher Eve, President Director PT UBM Pameran Niaga Indonesia, selaku penyelenggara pameran, mengatakan CPhl merupakan pameran khusus bagi industri farmasi yang menghadirkan rangkaian lengkap rantai produksi farmasi dari bahan baku hingga formulasi terakhir, termasuk mesin dan teknologi, produk kemasan, hingga layanan kontrak industri.

"Pada tahun ketujuh ini, CPhl SEA kembali diselenggarakan di Indonesia. Ini menunjukkan pameran ini telah menjadi platform terpercaya bagi profesional industri, pembuat kebijakan, dan asosiasi untuk berinteraksi dan bertukar informasi yang dapat mendorong pertumbuhan farmasi Indonesia," ujarnya Selasa (27/3/2018).

Pameran CPhl SEA 2018 dilengkapi dengan berbagai aktivitas, seperti konferensi, startup forum, galeri inovasi, pameran, dan pertemuan bisnis. Sebanyak 260 peserta mengikuti pameran ini, termasuk perusahaan asal Romania, Kuwait, Arab Saudi, Ceko, Austria, Siprus, dan Irlandia. 

Bersamaan dengan CPhl SEA 2018, UBM juga menyelenggarakan Health Ingredients South East Asia (Hi SEA) 2018 yang menghadirkan bahan baku industri pangan fungsional, nutrasetikal, serta produk nutrisi dan kesehatan.

Selain bahan baku farmasi dan pangan, CPhl SEA 2018 dan Hi SEA 2018 dilengkapi dengan pameran P-MEC, InnoPack, ICSE, dan LAB World South East Asia. 

Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes Maura Linda Sitanggang berharap penyelenggaran pameran ini tidak hanya menawarkan bahan baku, tetapi juga alih teknologi ke industri farmasi dalam negeri.

 

Tag : farmasi
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top