PUPR Bantu Tangsel Bangun Rusun Sewa

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membantu pemerintah kota Tangerang Selatan untuk membangun rumah susun sewa untuk para Aparatur Sipil Negara di daerah tersebut.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 22 Maret 2018 17:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membantu pemerintah kota Tangerang Selatan untuk membangun rumah susun sewa untuk para Aparatur Sipil Negara di daerah tersebut.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan sampai saat ini masih banyak pegawai di Pemkot Tangsel belum memiliki rumah sendiri. Oleh sebab itu, Kementerian PUPR mendukung langkah Pemkot Tangsel yang telah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan Rusunawa untuk ASN.

“Kami siap membantu pembangunan Rusunawa jika hasil monitoring di lapangan memang telah memenuhi syarat,” ujar Khalawi saat melalui siaran pers, (22/3/2018).

Khalawi menambahkan Kementerian PUPR terus mendorong pemerintah daerah untuk membangun hunian untuk masyarakat secara vertikal. Ada pun kebutuhan akan hunian bagi masyarakat terus meningkat sedangkan luasan tanah yang ada tidak bertambah.

Kementerian PUPR, akan membangun rusunawa tidak hanya untuk ASN, akan tetapi Rusunawa tersebut juga diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, para santri di pondok pesantren, pekerja di kawasan industri, serta mahasiswa di perguruan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.

“Saat ini kami berupaya membangun Rusunawa setara kualitas apartemen. Mulai dari kualitas bangunan, lantai hingga meubelair, listrik dan air sudah lengkap. Jadi masyarakat bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” terangnya.

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk program pembangunan Rusunawa untuk ASN Pemkot Tangsel.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Tangsel telah menyediakan lahan seluas empat hektar untuk lokasi pembangunan rusunawa ASN tersebut.

“Kami telah menyediakan lahan seluas empat hektar di Kelurahan Rawa Buntu Kecamatan Serpong untuk lokasi Rusunawa. Akan tetapi yang sudah siap bangun baru seluas 1 hektar,” kata Airin.

Airin menyebut dari jumlah pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel masih ada sekitar 1.000 orang ternyata masih banyak pegawai yang saat ini belum memiliki rumah. Kondisi ini disebabkan oleh harga tanah di Kota Tangsel setiap tahun terus meningkat.

“Kami harap Kementerian PUPR bisa membangun Rusunawa dengan ketinggian lantai lebih dari 10 lantai. Jadi daya tampungnya bisa lebih banyak lagi untuk pegawai kami,” ungkap Airin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rusunawa

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top