Pembangunan Infrastruktur Meikarta Capai 70%

Lippo Group memastikan progres pembangunan infrastruktur dasar kota baru Meikarta, di Cikarang, Jawa Barat sudah mencapai 70%.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 20 Maret 2018 20:11 WIB
Calon pembeli mencari informasi tentang unit apartemen pada Grand Launching Meikarta, Jawa Barat, Kamis (17/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Lippo Group memastikan progres pembangunan infrastruktur dasar kota baru Meikarta, di Cikarang, Jawa Barat sudah mencapai 70%.

CEO Lippo Group James Riady mengatakan untuk membangun kota baru umumnya membutuhkan waktu 7 sampai 10 tahun. Meskipun begitu, James yakin Meikarta bisa terselesaikan dalam waktu 5 tahun. Dia menyebut, fase tersulit dari pembangunan Meikarta adalah pembangunan infrastruktur.

“Kalau bicara infrastruktur dasar ini sudah 60% sampai 70%, dan itu masih pembangunan. Kalau fondasi yang sudah selesai,” kata James di Hotel Aryaduta, Selasa (20/3/2018).

James mengaku perusahaan masih menghadapi tantangan cost recovery yang cukup besar untuk pembangunan kota baru ini. Oleh sebab itu, dia menganut konsep bahwa cost recovery ini hanya bisa diminimalkan dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.

Alasan ini juga yang menurut James mendorong pembangunan infrastruktur di kawasan seluas 5.400 hektare itu memakai jalanan lintas bawah. Sekalipun biaya lebih mahal, James yakin perencanaan ini bisa meminimalkan cost recovery di masa yang akan datang.

Dia juga memprediksi penyelesaian dan serah terima tahap pertama Meikarta bisa dilakukan tahun depan. Untuk mempercepat progres, perusahaan memperkokoh kemitraan dengan sejumlah perusahaan asing sebagai investor dari berbagai sektor. Para mitra ini juga ikut merencanakan rancangan kota baru untuk melengkapi sektor pendidikan, kesehatan, pelatihan, dna riset.

Sebagai informasi, hari ini Lippo Group menandatangani kerja sama dengan sembilan institusi global di sektor teknologi finansial dan logistik. selanjutnya, Lippo Group masih akan melakukan penandatanganan sejenis dengan beberapa institusi global lain untuk pengembangan Meikarta di sektor pendidikan, kesehatan, dan riset.

“Meikarta ini adalah pembangunan kota baru yang menumbuhkan ekonomi. Di koridor Cikampek itu sudah menjadi pusat ekonomi nasional. Maka di daerah tersebut kita harus dukung ekonomi dengan pembangunan pendidikan. Lalu pendidikan hanya bisa didukung dengan kesehatan,” tambah James.

Tag : meikarta
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top