Pusri Salurkan 1,3 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Tahun ini, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang telah merealisasikan penyaluran pupuk bersubsidi sebanyak 1,3 juta ton atau sesuai dengan alokasi dari pemerintah.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 25 Desember 2017  |  14:32 WIB
Pusri Salurkan 1,3 Juta Ton Pupuk Bersubsidi
Direktur Utama PT Pusri Palembang Mulyono Prawiro (tengah) berbincang bersama jajaran direksi dan komisaris usai kegiatan upacara peringatan HUT Pusri ke-58 di Palembang, Minggu (24/12). - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang mencatat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi sudah mencapai 1,3 juta ton urea atau sesuai dengan alokasi yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama PT Pusri Palembang Mulyono Prawiro mengatakan penyaluran pupuk bersubsidi itu tersebar di seluruh wilayah pemasaran perusahaan. "Sesuai wilayah pemasaran kami, antara lain meliputi Sumatra Selatan (Sumsel), Jambi, Lampung, Kalimantan dan Jawa Tengah (Jateng). Distribusi dominannya di wilayah Jateng," katanya usai upacara peringatan HUT Pusri ke-58 di Palembang, Minggu (24/12/2017).

Mulyono mengatakan untuk wilayah Sumsel saja, penyaluran urea mencapai 170.000 ton. Sebagian besar di antaranya terserap di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur yang merupakan sentra pertanian padi di provinsi itu.

Dia menambahkan perusahaan juga telah menyalurkan pupuk NPK untuk mendukung pertanian di Tanah Air. Bahkan, realisasi penyalurannya telah melampaui alokasi karena tingginya permintaan pasar.

"Awalnya alokasi NPK sebanyak 80.000 ton, tapi ditambah 5.000 ton lagi sehingga realisasi mencapai 85.000 ton," ujarnya.

Mulyono melanjutkan selama 58 tahun, perseroan telah memberikan kontribusi serta mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan. Menurutnya, pada akhir 2017 perusahaan juga telah merealisasikan salah satu proyek strategis yakni pembangunan pabrik NPK Fusion II dengan kapasitas desain sebesar 2x100.000 ton per tahun. Kehadiran pabrik tersebut diharapkan dapat membuat perusahaan lebih kompetitif dan sustainable.

Tahun ini, Pusri juga sudah meluncurkan inovasi yaitu mantri tani dan klinik tani yang diharapkan dapat membantu petani yang mengalami kesulitan dalam bidang pertanian.

Saat ini, perseroan mengakui sedang menghadapi perubahan di lingkungan bisnis serta tantangan yang harus dihadapi. Untuk bisa bertahan, Pusri menyatakan hal itu merupakan hal yang tidak terelakkan dan adaptasi mesti dilakukan agar bisa tetap bertahan.

Terkait peringatan HUT, Pusri menggelar berbagai kegiatan seperti Porseni antar direktorat, malam kesenian, bakti sosial, donor darah, khitanan massal, doa bersama 1.000 anak yatim, bola voli lingkungan dan jalan sehat lingkungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pusri

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top