Khalawi jadi Dirjen Penyediaan Perumahan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik Khalawi AH, sebagai Direktur Jenderal penyediaan Perumahan menggantikan pejabat sebelumnya yakni Syarif Burhanuddin.
Anitana Widya Puspa | 19 November 2017 09:55 WIB

Bisnis.com,JAKARTA - - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melantik Khalawi AH, sebagai Direktur Jenderal penyediaan Perumahan menggantikan pejabat sebelumnya yakni  Syarif Burhanuddin.

Penggantian pejabat setingkat Eselon I di Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR ini, kata Basuki, diharapkan mampu meningkatkan kinerja serta capaian Program Satu Juta Rumah yang menjadi salah satu program strategis nasional ini.

“Pelantikan pejabat baru di Kementerian PUPR itu adalah hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Saya berharap pejabat yang baru bisa melaksanakan amanah dan tugas yang diembannya dengan sebaik-baiknya,”ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian PUPR, Jakarta, Jumát (17/11).

Pelantikan pejabat tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 125/TPA Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian PUPR. Sebelumnya Ir Khalawi menjabat sebagaiu Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi dan Lingkungan Kementerian PUPR.

Sedangkan Syarif Burhanuddin akan melaksanakan tugas baru seabagai Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

Lebih lanjut, Basuki mengingatkan kepada para pejabat yang dilantik serta mereka yang mendapat promosi bahwa jabatan memiliki dua hal penting. Pertama adalah jabatan yang mampu menyelamatkan pejabat yang bersangkutan dari hal-hal yang tidak diinginkan dan kedua adalah beban bagi anak cucu dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang maha esa.

“Saya berharap jabatan bisa selamatkan kita jika mampu menjalankan amanah dan sumpah jabatan dengan baik. Intinya harus tranparan dalam bekerja dan jangan main-main dengan uang rakyat. Jaga kepercayaan dan kredibilitas Kementerian PUPR dengan baik,”harapnya.

Sementara itu, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi menyatakan, dirinya tidak akan serta merta merubah kebijakan yang sudah ada khususnya terkait Program Satu Juta Rumah. Akan tetapi, dirinya akan mencoba untuk melanjutkan kembali program yang sudah bagus dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang sudah ada.

“Kebijakan dan program yang sudah bagus tentu akan dilanjutkan dan di tingkatkan lagi, Saya melihat capaian program satu juta rumah masih bisa di optimalkan lagi,”katanya.

Khalawi menambahkan, untuk mendorong capaian Program satu Juta Rumah, dirinya ke depan akan mendorong dan melaksanakan strategi dalam penanganan rumah-rumah informal melalui Program Bantuan Stimulan perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. Pasalnya pembangunan rumah informal jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan pembangunan rumah formal yang dilaksanakan oleh para pengembang.

“Strateginya pelaksanaan Program Satu Juta Rumah akan kami kuatkan termasuk penanganan rumah informal melalui rumah swadaya. Polanya akan kita perbaiki lagi supaya capaiannya bias mencapai target. Tapi kami tetap optimistis capaian tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,”katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kementerian PUPR

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top