Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pabrikan Mesin Perkakas Minta Dukungan Pemerintah

Industri mesin perkakas berharap dukungan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan produk lokal.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 01 Oktober 2017  |  18:50 WIB
Petani mengamati cangkul seusai acara sosialisasi pemenuhan kebutuhan bahan baku dan alat perkakas pertanian dalam negeri di Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (17/4). - Antara/Umarul Faruq
Petani mengamati cangkul seusai acara sosialisasi pemenuhan kebutuhan bahan baku dan alat perkakas pertanian dalam negeri di Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (17/4). - Antara/Umarul Faruq

Bisnis.com, JAKARTA—Industri mesin perkakas berharap dukungan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan produk lokal.

Rudy Andriyana, Ketua Umum Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (Asimpi), mengatakan potensi pasar untuk mesin perkakas masih terbuka luas. Sayangnya, permintaan untuk produk lokal masih sangat minim.

"Masalah trust membuat pelaku industri nasional mempunyai ketergantungan terhadap mesin perkakas impor. Padahal ada banyak tipe produk dalam negeri yang memiliki kualitas menyerupai impor," kata Rudy kepada Bisnis, Minggu (1/10/2017).

Pemerintah, misalnya, dapat menunjukkan dukungan melalui pembuatan kebijakan pengadaan perkakas lokal di sekolah menengah kejuruan (SMK). Pasalnya, Asimpi mencatat perkakas di SMK banyak yang didatangkan dari impor.

"Setiap tahun kita membuang devisa sebanyak Rp15 triliun hingga Rp20 triliun untuk impor mesin perkakas. Industri mesin perkakas nasional sudah seharusnya dapat menggantikan impor tersebut," ujarnya.

Dia memperhitungkan proyek pengadaan mesin perkakas untuk SMK dapat mencapai Rp4 triliun untuk seluruh Indonesia. Jika industri mesin perkakas nasional bisa mendapatkan porsi sekitar 25% atau setara dengan Rp1 triliun dari proyek ini maka akan menguntungkan bagi manufaktur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mesin perkakas
Editor : Ratna Ariyanti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top