PANTAUAN LANGSUNG: Pasar Palmerah Sepi Pengunjung

Aktivitas perdagangan di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Minggu (25/6/17) masih terpantau sepi
Nurhadi Pratomo | 25 Juni 2017 15:52 WIB
Ilustrasi. - .Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Aktivitas perdagangan di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Minggu (25/6/17) masih terpantau sepi.

Berdasarkan pantauan langsung Bisnis.com pada Minggu (25/6/17) sore, sejumlah kios masih menutup gerai yang mereka miliki. Hanya terlihat beberapa pedagang buah-buahan yang menjajakan dagangannya di depan pasar.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat dua hari menjelang Lebaran lalu harga cabai secara rata-rata di pasar tradisional mengalami kenaikan signifikan. Harga cabai rawit merah naik 36,95% menjadi Rp141.200 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan 30,09% menjadi Rp72.200 per kilogram. Pergerakan harga yang cukup tinggi untuk wilayah DKI Jakarta juga dialami oleh komoditas beras kualitas medium I yang naik 24,35% Rp19.150 per kilogram.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berpesan kepada masyarakat untuk menawar harga yang ada di pasaran. Menurutnya, hal wajar jika beberapa pedagang mencoba mencari keuntungan di pasar.

Pasalnya, secara pasokan dia mengklaim untuk setiap pasar telah terpenuhi. Dengan demikian, menurutnya tidak bakal terjadi kenaikkan harga yang signifikan pada tahun ini.

“Sampai dengan H+2 atau H+3 kita akan terus kendalikan walaupun secara teoretis berdasarkan kebiasaaan setelah lewat hari ini maka harga aman,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
buah

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top