Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arus Mudik Di Tanjung Perak Diprediksi Tumbuh 8%

Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tahun ini diperkirakan tumbuh 5%-8% seiring dengan panjangnya masa liburan dan bertambahnya jumlah armada kapal oleh penyedia jasa angkutan kapal.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 14 Juni 2017  |  04:51 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, SURABAYA - Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tahun ini diperkirakan tumbuh 5%-8% seiring dengan panjangnya masa liburan dan bertambahnya jumlah armada kapal oleh penyedia jasa angkutan kapal.

VP Corporate Communication, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Widyas Wendra mengatakan pada tahun lalu jumlah penumpang di Tanjung Perak mencapai 480.000 orang.

"Tahun lalu jumlah penumpang sebenarnya turun dibandingkan 2015, salah satunya karena faktor beralihnya penumpang menggunakan pesawar untuk mudik," katanya di sela-sela Buka Bersama Pelindo III dan Anak Yatim, Selasa (13/6/2017).

Dia mengatakan tahun ini perkiraan tumbuh karena jadwal liburan yang cukup panjang dan adanya penambahan armada kapal, apalagi kapasitas pelabuhan mampu menampung kapal dengan jumlah penumpang 700 orang - 4.700 orang per kapal.

"Namun dalam 2 hari ini atau H-13 dan H-14 tampak jumlah penumpang menurun 12%-18%, dan kami belum tahu pasti apa penyebabnya, tetapi kami prediksi puncak arus mudik di pelabuhan Perak akan terjadi pada H-4," imbuh Wendra.

Adapun Pelindo III mencatatkan, jumlah penumpang pada H-13 mencapai 9.200 orang, dan pada H-14 menurun menjadi 5.500 penumpang dengan total 10 kapal baik yang datang dan pergi.

Tahun lalu kebanyakan penumpang yang datang dan berangkat adalah berasal dan tujuan ke Makassar, Sampit, Pontianak, Balikpapan dan Pelabuhan Kumai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanjung perak
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top