Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei BI: Sektor Pertanian di Bali Mengalami Perlambatan

Berdasarkan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, perkembangan kinerja dunia usaha sektor pertanian mengalami perlambatan.
Natalia Indah Kartikaningrum
Natalia Indah Kartikaningrum - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  18:23 WIB
Areal pertanian dilanda kekeringan.  - Bisnis.com
Areal pertanian dilanda kekeringan. - Bisnis.com

Bisnis.com, DENPASAR - Berdasarkan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, perkembangan kinerja dunia usaha sektor pertanian mengalami perlambatan.

Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menuturkan perkembangan kinerja yang melambat tersebut terindikasi dari penurunan nilai saldo bersih tertimbang (SBT) dari -3,64% pada triwulan II/2016 menjadi -4,19% pada triwulan III/2016.

Meski demikian, katanya, rata-rata kapasitas produksi terpakai pada triwulan III/2016 sedikit menunjukkan penurunan yaitu pada level 76,93% lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yaitu 79,53%.

"Penurunan kapasitas produksi tersebut terutama memang terjadi pada sektor pertanian dengan tingkat kapasitas produksi sebesar 86,25% yang lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 89,83%,” paparnya di Denpasar, Senin (24/10/2016).

Causa menambahkan sektor pertanian juga mengalami penurunan kinerja investasi dari -1,05% pada triwulan II/2016 menjadi -3,64% di triwulan III/2016.

“Peningkatan harga jual terjadi juga di sektor pertanian dengan nilai SBT 6,88% pada triwulan III/2016 yang l;ebih tinggi dibandingkan dengan triwulan II/2016 sebesar -3,54%,” imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top