Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dibuka Hari Ini, Kemenperin Gelar Pameran Produksi di Surabaya

Kementerian Perindustrian menggelar pameran produksi Indonesia (PPI) di Surabaya sebagai upaya mempromosikan produk unggulan industri bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 20 Oktober 2016  |  22:59 WIB
Kementerian Perindustrian menggelar pameran produksi Indonesia (PPI) di Surabaya sebagai upaya mempromosikan produk unggulan industri bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. - Bisnis/Peni Widarti
Kementerian Perindustrian menggelar pameran produksi Indonesia (PPI) di Surabaya sebagai upaya mempromosikan produk unggulan industri bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Kementerian Perindustrian menggelar pameran produksi Indonesia (PPI) di Surabaya sebagai upaya mempromosikan produk unggulan industri bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

Adapun pameran yang digelar di Grand City Surabaya selama 20-23 Oktober itu menghadirkan produk alat-alat pertanian dan alat-alat kesehatan buatan industri dalam negeri.

Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat mengatakan potensi pasar alat pertanian dan kesehatan sangat besar di Indonesia yakni mencapai Rp46 triliun. Hanya saja selama ini kebutuhan alat kesehatan dan alat pertanian masih disuplai dari produk impor.

"Selama ini banyak produk kesehatan yang impor, tapi kalau hanya tempat tidur rumah sakit kenapa harus impor. Nah hal seperti ini harus kita dorong agar bisa memproduksi sendiri, " katanya saat membuka PPI 2016, Kamis (20/10 /2016).

Gelaran PPI tahun ini mengusung tema 'Bangga menggunakan produk Indonesia. Industri Indonesia, Industri Hebat'. Surabaya sendiri dipilih sebagai lokasi pameran lantaran dianggal sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta dan dikenal sebagai kota bisnis dengan beragam industri kecil dan menengah (IKM).

Adapun PPI kali ini menempati area seluas 4.441 m2 yang terdiri dari area tematik alat dan mesin pertanian dari 17 perusahaan. Sedangkan 53 booth peserta lainnya diisi oleh 17 booth alat kesehatan dan laboratorium, serta 14 booth makanan dan minuman, 8 booth herbal dan jamu, dan 14 booth unit pendidikan, balai diklat, hingga balai litbang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenperin
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top