Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Bromo Erupsi, Sejumlah Maskapai Batalkan Jadwal Penerbangan

Sejumlah maskapai terpaksa membatalkan rute penerbangan menuju Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, menyusul adanya pergerakan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Bromo Jawa Timur.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 11 Juli 2016  |  18:59 WIB
Gunung Bromo Erupsi, Sejumlah Maskapai Batalkan Jadwal Penerbangan
Gunung Bromo - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Sejumlah maskapai terpaksa membatalkan rute penerbangan menuju Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, menyusul adanya pergerakan abu vulkanik yang berasal dari Gunung Bromo Jawa Timur.

Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait mengatakan adanya abu vulkanik tersebut menyebabkan Bandara Abdul Rachman ditutup sementara. Alhasil, penerbangan dari Batik Air dan Wings Air pada hari itu terpaksa dibatalkan. “Batik Air dan Wings Air memberikan pilihan untuk reschedule maupun refund kepada penumpang yang telah memiliki tiket pada penerbangan tersebut, dan semoga penerbangan pada esok hari, sudah berjalan normal,” katanya di Jakarta, Senin (11/07).

Edward menambahkan sedikitnya empat penerbangan terpaksa dibatalkan antara lain Wings Air IW1840 rute Denpasar-Malang, Wings Air IW 1841 Malang-Denpasar, Batik Air ID 7583, HLP–Malang, dan Batik Air ID 7582 Malang-HLP. Senada, VP Corporate Communication PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) Benny S. Butarbutar menuturkan pihaknya juga telah membatalkan dua penerbangan untuk Garuda Indonesia dan satu penerbangan untuk Citilink.

“Penerbangan GA [Garuda] dan QG [Citilink] di-cancel terkait penutupan bandara di Malang, akibat erupsi Gunung Bromo. GA ada dua penerbangan PP [pulang pergi] dan Citilink sekali penerbangan PP dari Halim,” tuturnya. Sementara itu, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono menyatakan bahwa sebanyak dua penerbangan Sriwijaya Air ke Malang terpaksa dialihkan ke Surabaya akibat erupsi gunung.

Menurutnya, pengalihan penerbangan ke Surabaya tersebut telah diinformasikan kepada para penumpang Sriwijaya AIr. Dia menambahkan bahwa seluruh penumpang bersedia untuk dialihkan, dan tidak ada satupun yang mengajukan refund. “Ada dua flight yang terkena dampak dari NOTAM penutupan Bandara Abdul Rachman. Para penumpang juga sudah well informed terkait itu, dan penumpang bersedia untuk dialihkan dan tidak ada yang refund,” ujarnya.

Seperti diketahui, erupsi Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur yang membawa abu vulkanik ke arah Barat-Barat Daya itu menyebabkan Abdul Rachman Saleh ditutup mulai Senin (11/07) pukul 11.00 WIB hingga Selasa (12/07) pukul 09.00 WIB. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi kecil dengan membawa material abu vulkanik tipis di Gunung Bromo masih akan berlangsung.

“Status Gunung Bromo tetap Waspada [level II]. Kami merekomendasikan masyarakat sekitar, termasuk pengunjung untuk tidak memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo,” tuturnya. Sutopo mengimbau masyarakat setempat untuk tetap tenang. Menurutnya, saat ini tidak perlu ada upaya pengungsian. Dia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan otoritas bandara mengenai operasional bandara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung bromo
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top