Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Lebaran, Penumpang KRL Jabodetabel Diprediksi Naik 30%

PT KAI Commuter Jabodetabek memprediksi jumlah penumpang kereta rel listrik bertambah 30% jelang hari raya Idul Fitri tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 03 Juli 2016  |  12:58 WIB
Penumpang KRL Commuterline berjalan melewati rel antara stasiun Manggarai-Jatinegara, karena KRL yang mereka naiki tidak bisa jalan akibat listrik saluran atas KRL mengalami gangguan di stasiun Jatinegara, Jakarta, Selasa (27/10). - Antara
Penumpang KRL Commuterline berjalan melewati rel antara stasiun Manggarai-Jatinegara, karena KRL yang mereka naiki tidak bisa jalan akibat listrik saluran atas KRL mengalami gangguan di stasiun Jatinegara, Jakarta, Selasa (27/10). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT KAI Commuter Jabodetabek memprediksi jumlah penumpang kereta rel listrik bertambah 30% jelang hari raya Idulfitri tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

VP Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa mengatakan, perusahaan memberlakukan kebijakan tiket harian berjaminan pulang pergi mulai hari ini, Minggu (3/7/2016).

Dia menambahkan, perusahaan menerapkan kebijakan tersebut guna mengantisipasi kepadatan penumpang di sejumlah stasiun. Menurutnya, tiket harian berjamin pulang pergi tersebut dapat mengurangi antrian penumpang di loket stasiun.

"PT KCJ akan memberlakukan kebijakan baru berupa tiket harian berjaminan pulang pergi," kata Eva, Jakarta, Minggu (3/7/2016).

Dia mencontohkan, penumpang dari stasiun bogor tujuan Jakarta Kota saat ini juga dapat membeli tiket relasi Jakarta Kota-Bogor secara bersamaan.

Dengan begitu, dia menuturkan, penumpang ketika hendak kembali ke Bogor tidak perlu lagi antri untuk mengisi ulang tiket harian berjaminan miliknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top