Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trayek Tol Laut Singgahi Perbatasan Utara

Pelabuhan Tahuna yang terletak Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara akan segera masuk ke dalam trayek Tol Laut T5 yang akan dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 01 Mei 2016  |  20:17 WIB
ilustrasi tol laut
ilustrasi tol laut

Bisnis.com, TAHUNA— Pelabuhan Tahuna yang terletak Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara akan segera masuk ke dalam trayek Tol Laut T5 yang akan dioperasikan oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (UPP) Kelas II Pelabuhan Tahuna Rustam mengatakan kapal freightliner berjadwal diperkirakan tiba di pulau yang berbatasan dengan Filipina ini pada 15 Mei 2016.

“10 Mei 2016 berangkat dari Makassar. Sekitar 15 Mei tiba di Tahuna,” ujarnya dalam acara peresmian 12 pelabuhan di kawasan pulau terluar utara Indonesia, Minggu (01/05).

T5 melewati Makassar-Tahuna-Lirung-Morotai-Tobelo-Ternate-Babang-Ternate (2.608 mil).

Selain trayek Tol Laut, dia mengungkapkan Pelabuhan Tahuna masuk ke dalam dua trayek kapal perintis Sabuk Nusantara R-31 dan R-34. Sementara itu, Pelni dengan kapal perintis juga melewati pelabuhan kecil tersebut.

Menurut Rustam, pelabuhan yang dikelola di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki jumlah kunjungan kapal kurang lebih 90-100 kapal per bulan.

Dengan kapal perintis, dia mengaku masyarakat kota Sangihe sangat terbantu karena harga bahan pokok menjadi lebih stabil. Perbandingan harga bahan pokok antara Kota Tahuna dan Manado semakin menipis

“Penurunannya sekitar 5%. Sekarang tidak beda jauh harga bahan pokok di Manado dan di Kepulauan Sangihe,” ujarnya.

Dari Tahuna, masyarakat sekitar sudah memulai ekspor cengkih, kopra dan pala ke Filipina secara rutin tiap bulannya.

Berdasarkan data Bisnis, trayek T4 dan T5 akan dioperasikan mulai Mei 2016. Sejauh ini, Pelni sudah mengoperasikan empat trayek a.l. trayek T-1. Tanjung Perak-Wanci (Wakatobi)-Namlea-Fakfak PP (3426 mile) dilayani KM. Caraka Jaya Niaga 3-32; Trayek T-2 Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP (3.874 mile) dengan KM. Nusantara Pelangi 101; Trayek T-3 Tanjung Perak-Larantuka-Lewoleba-Rote-Sabu-Waingapu PP (2.076 mile) KM. Caraka Niaga Jaya 3-34 dan Trayek T-6 Tanjung Priok-Tarempa-Natuna PP (1.400 mile) Km. Caraka Jaya Niaga 3-4.

Penugasan pengoperasian Tol Laut oleh Pelni dimandatkan pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) No.106/2015 kepada PT Pelni guna memperlancar disitribusi barang, sehingga upaya pemerintah mengurangi disparitas harga antar wilayah berhasil menurunkan harga antara 20%-30% di rute kapal Tol Laut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tol Laut
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top