Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TEROR PARIS: Pemulihan Industri Perhotelan Diprediksi Berlangsung Lama

Sejumlah pengamat industri memperkirakan industri perhotelan di Paris akan kembali bangkit setelah serangan teroris di enam titik yang menewaskan 129 orang pada Jumat lalu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 17 November 2015  |  09:12 WIB
Aksi teror berupa penembakan dan pengeboman di Paris - Reuters
Aksi teror berupa penembakan dan pengeboman di Paris - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Sejumlah pengamat industri memperkirakan industri perhotelan di Paris akan kembali bangkit setelah serangan teroris di enam titik yang menewaskan 129 orang pada Jumat lalu.

Namun sejumlah sumber menyebutkan dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk pemulihan kondisi tersebut dibandingkan sejumlah peristiwa sebelumnya.
 
Gwenola Donet, seorang direktur pada jaringan hotel di Prancis yang juga seorang konsultan pada JLL mengatakan insiden terakhir memang berbeda. Donet membandingkannya dengan kejadian sebelumya seperti serangan mematikan dalam kasus Charlie Hebdo pada Januari dan serangan atas kereta tujuan Paris pada Agustus lalu.

“Insiden ini tidak sama. Serangan sebelumnya terarah, bukan pada warga Paris dan penikmat wisata serta penggemar musik. Kondisi ini membuat sebagian kalangan pesimistis sulit menghilangkan ancaman permanen terhadap Paris," ujarnya sebagimana dikutip situs hotelnewsnow.com, Selasa (17/1/2015).
 
Donet mengakui insiden terakhir bukan saja persoalan warga Paris, namun lebih berdimensi internasional.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri perhotelan Teror Paris

Sumber : hotelnewsnow.com

Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top