Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bangun Kondominium Hotel, Tree Land Tanam Rp375 Miliar

Perusahaan pengembang properti Tree Land melalui anak usahanya PT. Tritunggal Agung Properti menanamkan dana investasi Rp375 miliar untuk proyek kondominium hotel (kondotel) Grand Dafam Cisarua (GDC) di Jalan Raya Cisarua Puncak, Bogor, Jawa Barat.n
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 12 Agustus 2015  |  21:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan pengembang properti Tree Land melalui anak usahanya PT. Tritunggal Agung Properti menanamkan dana investasi Rp375 miliar untuk proyek kondominium hotel (kondotel) Grand Dafam Cisarua (GDC) di Jalan Raya Cisarua Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Managing Director PT Tritunggal Agung Properti Andy Surja Jap menuturkan pada lahan seluas 1,5 hektare perseroan membangun gedung setinggi 9 lantai dan 1 lantai semi basement dengan kapasitas 234 unit.

Prosesi pemancangan tiang perdana hotel dengan kelas bintang 4 plus ini rencananya dilaksanakan pada Februari 2016 dengan masa pembangunan sekitar 18 bulan.

Adapun biaya investasi mencapai Rp375 miliar dengan sumber pendanaan yang berasal dari kas perusahaan dan hasil penjualan.

“Sebelum membangun, kami sudah mengalokasikan sejumlah dana pembiayaan. Kebetulan tanah sudah kita miliki dari lama, sehingga secara keseluruhan butuh Rp375 miliar,” tuturnya di sela acara peluncuran GDC di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Sejak dipasarkan pada Januari 2015, penjualan sudah mencapai 10%. Tree Land hanya melepas 200 unit dan menyimpan 34 unit lainnya sebagai aset untuk pendapatan berkelanjutan.

Ada empat tipe kamar yang ditawarkan, yakni deluxe (28 m2) sejumlah 151 unit, executive (32,4 m2) sebanyak 66 unit, serta executive balcony (40 m2) dan junior suite (42 m2) sejumlah 8 unit.

Masing-masing tipe dibanderol mulai dari harga Rp840 juta, Rp936 juta, Rp1,1 miliar, dan Rp1,2 miliar untuk cara pembayaran tunai keras.

Skema kerjasama, lanjut Andy, menggunakan sistem pembagian hasil dengan perbandingan 65% untuk pembeli, dan 35% untuk pengembang dari keuntungan sewa kamar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kondotel bisnis properti
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top