Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KECELAKAAN MAUT: Sopir Bus Sempat Sembunyi di Gorong-gorong Saat Kabur

Pengemudi bus Rukun Sayur yang terlibat kecelakaan di Jalan Tol Palimanan-Kanci mengaku sempat bersembunyi setelah kecelakaan yang menewaskan sebelas orang tersebut, Selasa (14/7/2015).
Newsroom
Newsroom - Bisnis.com 16 Juli 2015  |  17:29 WIB
KECELAKAAN MAUT: Sopir Bus Sempat Sembunyi di Gorong-gorong Saat Kabur
Bus Rukun Sayur yang mengalami kecelakaan di tol Kanci - Bisnis/Ropesta Sitorus
Bagikan

Bisnis.com, KARANGANYAR--Pengemudi bus Rukun Sayur yang terlibat kecelakaan di Jalan Tol Palimanan-Kanci mengaku sempat bersembunyi setelah kecelakaan yang menewaskan sebelas orang tersebut, Selasa (14/7/2015).

Khawatir akan amukan massa, Sularto—sopir bus itu—lari meninggalkan bus tersebut. Dia menyusuri gorong-gorong yang ada di jalan tol hingga sampai di perkampungan. "Kemudian pulang ke Karanganyar dengan angkutan umum," katanya.

Setiba di rumah, dia akhirnya memilih menyerahkan diri ke Kepolisian Resor Karanganyar. Dia menyerahkan diri dengan diantar keluarganya pada Rabu petang. Setelah itu, tim dari Polres Cirebon menjemputnya untuk diperiksa.

Salah satu awak bus Rukun Sayur yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa Sularto sudah bertahun-tahun bekerja sebagai kenek. Dia juga sudah berkali-kali belajar mengemudikan bus. "Sebenarnya sudah cukup terampil, cara mengemudinya tergolong halus," ujarnya. Dia menduga kecelakaan itu disebabkan faktor kelelahan.

"Bus langsung berangkat ke Kudus setiba di Jakarta," tuturnya. Padahal biasanya awak bus perlu istirahat yang cukup sebelum melanjutkan perjalanan. "Penyewanya sudah tidak sabar ingin mudik."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecelakaan

Sumber : Tempo.co

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top