Ekonomi Lesu, Penambahan Armada Truk Menurun Tahun Ini

Wakil Ketua II Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Sugi Purnoto menyebutkan penambahan armada truk pada tahun ini cenderung menurun Penambahan armada tidak mencapai 10% yang lebih banyak untuk penggantian truk yang sudah berusia tua.
Veronika Yasinta | 02 Juni 2015 21:25 WIB
ANTREAN TRUK DI MERAK Sejumlah truk yang akan menyebrang ke Sumatera memadati area parkir Dermaga I sampai Dermaga V saat akan memasuk kapal roro di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (31 - 1). Penumpukan terjadi karena dari 43 kapal roro yang biasa beroperasi hanya 19 yang bisa berlayar sedang sisanya mogok serta doking untuk perbaikan rutin.

Bisnis.com, JAKARTA--Wakil Ketua II Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Sugi Purnoto menyebutkan penambahan armada truk pada tahun ini cenderung menurun Penambahan armada tidak mencapai 10% yang lebih banyak untuk penggantian truk yang sudah berusia tua.

Sementara itu, sebagian kecil penambahan unit truk untuk pengangkutan bagi consumer goods.

"Saya baru invest 10 unit dari target 40 unit tahun ini. Ini disebabkan kondisi ekonomi yang menurun dari Januari dan Februari. Itu yang baru saya realisasikan tahun ini dan itu berlaku ke semua," ujarnya, Selasa (2/6/2015).

Sementara itu, penambahan angkutan barang untuk kegiatan ekspor-impor nihil. Dia mengatakan aktivitas ekspor-impor telah menurun hingga 40% sejak awal tahun.

Saat ini, total armada truk yang beredar di Indonesia mencapai 5,6 juta unit dimana 80% unitnya berada di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra

"Tambahan investasi armada minim di kegaiatan ekspor-impor," katanya.

Tag : truk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top