Perempuan Desa di Kota Ini Dapat Pendidikan Wirausaha

Perempuan desa di Kota Batu, Jawa Timur, mendapat pendidikan wirausaha melalui kelompok belajar guna menambah keterampilan agar tidah hanya mengandalkan penghasilan suami semata.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 07 Mei 2015  |  16:50 WIB
Perempuan Desa di Kota Ini Dapat Pendidikan Wirausaha
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BATU - Perempuan desa di Kota Batu, Jawa Timur, mendapat pendidikan wirausaha melalui kelompok belajar guna menambah keterampilan agar tidah hanya mengandalkan penghasilan suami semata.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Mistin, mengatakan sekolah perempuan desa tersebut ditempuh selama dua semester atau setahun.  Sejauh ini program sudah berjalan selama tiga bulan.

“Pendidikan dan pembelajaran kepada mereka dikelompokkan dari setiap dusun dan masing-masing dusun sebanyak 30 warga. Total terdapat  sepuluh dusun dengan jumlah peserta 300 orang,” kata Mistin, Kamis (7/5/2015).

Pembelajaran yang diberikan kepada perempuan desa itu antara lain bidang boga, kesehatan, busana, agama, lingkungan hidup, pertanian, koperasi, ketahanan pangan dan pengetahuan tentang hukum.

Harapanya dengan ilmu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan tersebut para peserta nantinya bisa memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari seperti dalam pelajaran  tata boga misalnya para perempuan produktif tersebut mendapat banyak pengetahuan tentang pembuatan kue dan makanan.

“Pelajaran itu bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari dan dapat diaktualisasikan seperti membuat kue atau makanan yang selanjutnya bisa dijual. Hemat saya  pendidikan semacam ini sangat bermanfaat,” jelasnya.

Selain itu setelah lulus para peserta didik juga akan mendapat bantuan alat untuk usaha.  Bantuan tersebut merupakan hibah dari dinas pendidikan. Bantuan yang disediakan itu terdiri  mesin jahit, alat dapur, alat pembuat kue dan beberapa peralatan keterampilan lainnya.

Kepala Bidang Non Formal Dinas Pendidikan Kota Batu,  Titing Nurhayati, mengatakan para peserta didik tidak belajar setiap hari, melainkan dua hari dalam seminggu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wirausaha, kota batu

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top