Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsep Superblok Jadikan Koridor Barat Jakarta sebagai Favorit

Pengembangan dalam format superblok atau “kota baru” di Koridor Barat Jakarta membuat wilayah ini sebagai area favorit investasi properti.nn
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 April 2015  |  20:52 WIB
Konsep Superblok Jadikan Koridor Barat Jakarta sebagai Favorit
Proyek superblok - Ilustrasi/bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan dalam format superblok atau “kota baru” di Koridor Barat Jakarta membuat wilayah ini sebagai area favorit investasi properti.

Pengamat tata kota Yayat Supriyatna menuturkan konsep superblok sangat penting karena dapat memaksimalkan fungsi kawasan sebagai tempat tinggal, sarana berbisnis, pendidikan, dan rekreasi.

“Sudah saatnya mobilitas masyarakat antarlokasi diminimalkan dengan cara mengakomodasi segala kebutuhan di satu tempat. Koridor barat lebih berkembang sebagai kawasan pemukiman, dan memerlukan pembangunan dalam bentuk superblok sebagai pusat aktivitas. Jadi, warga tidak perlu lagi ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhannya,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (9/4/2015).

Sebagai wilayah pemukiman, Yayat berpendapat perlunya akses transportasi yang cepat dan nyaman, agar area penyangga dapat terkoneksi dengan Ibu Kota Negara.

Masalah yang terjadi saat ini, masyarakat semakin jauh dari tempat tinggalnya, tetapi tidak didukung sistem transportasi memadai. Mereka pun memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja di Jakarta.

“Ada yang menganggap adanya kemacetan pertanda bagus karena menandakan keberadaan traffic yang tinggi. Namun, (kemacetan) ini merupakan masalah yang memerlukan solusi,” katanya.

Selain itu, adanya transportasi yang mudah dan cepat turut mendukung pengembangan kawasan sebagai pusat bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

superblok
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top