Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenaker Susun Roadmap Penghentian Pengiriman TKI PRT

Kementerian Ketenagakerjaan tengah menyusun roadmap menuju penghentian pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor pembantu rumah tangga ke ljuar negeri sebagai tindaklanjut komitmen Presiden Joko Widodo yang akan menghentikan pengiriman TKI PRT.
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhir /Antara
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhir /Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan tengah menyusun roadmap menuju penghentian pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor pembantu rumah tangga ke ljuar negeri sebagai tindaklanjut komitmen Presiden Joko Widodo yang akan menghentikan pengiriman TKI PRT.

Dalam roadmap tersebut nantinya penempatan TKI ke luar negeri  harus didorong yang skill-based dan sektor formal non rumah tangga. Secara bertahap TKI informal akan terus ditekan hingga pada akhirnya akan sepenuhnya dihentikan.

"Penghentian tidak bisa serta merta karena harus disiapkan alternatif untuk menangani pengangguran mengingat mayoritas mayoritas TKI PRT adalah lulusan SD dan SMP," kata menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Senin (16/2/2015).

Hanif menargetkan penghentian pengiriman TKI PRT akan bisa terlaksana minimal pada 2017 mendatang, sebagaimana target yang dipatok oleh pemerintah periode sebelumnya.

"Itu artinya lanjut kami akan lebih banyak banyak memberi insentif kepada penempatan TKI formal yg skill-based sehingga orang tertarik bekerja di sektor itu," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Tegar Arief
Editor : Fatkhul Maskur

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper