Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investasi Elektronik Konsumsi Diproyeksi Rp24,9 Triliun

Investasi di industri elektronik pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp24,9 triliun secara akumulatif dari dalam negeri maupun asing.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  03:10 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto
Ilustrasi - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA— Investasi di industri elektronik pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp24,9 triliun secara akumulatif dari dalam negeri maupun asing.

Direktur Industri Elektronik dan Telematika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito enggan menyebutkan secara rinci investasi yang akan masuk tetapi dia membenarkan adanya penanaman kapital segar.

"Saya tidak mau sebutkan, tetapi ada dan memang lebih banyak yang ekspansi daripada new investment," katanya kepada Bisnis, Selasa (27/1/2015).

Investasi triliunan rupiah pada tahun ini merujuk kepada produk elektronik konsumsi. Adapun proyeksi Rp24,9 triliun ini meningkat 4,6% terhadap prognosa pada tahun lau Rp23,8 triliun. Keduanya merupakan perkirakan tertinggi Kemenperin sejak 2007.

Pada tahun lalu salah satu ekspansi bisnis di bidang elektronika yang terealisasi adalah pembangunan pabrik baru Sharp di Karawang, Jawa Barat. Fasilitas produksi PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) ini perluasan dari infrastruktur serupa di Pulogadung, Jakarta.

Area pabrik baru di Karawang seluas 31 hektar membawa investasi senilai Rp1,2 triliun. Kapasitas produksi pabrik tersebut mencapai 2,64 juta lemari es dan 1,68 juta mesin cuci per tahun.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat selama Januari - September tahun lalu mencatat masuk investasi lokal Rp3,68 triliun dari industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik. Adapun penanaman modal asing senilai US$1,54 miliar. (Bisnis.com)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri elektronik konsumsi
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top