Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPH MIGAS Kaji Opsi Perlaihan Kuota Ke Pertamina

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi berencana mengkaji opsi peralihan kuota bahan bakar minyak bersubsidi milik PT AKR Corporindo Tbk yang tidak terserap pada 2014 ke PT Pertamina (Persero).
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 12 Desember 2014  |  20:58 WIB

Bisnis.com JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi berencana mengkaji opsi peralihan kuota bahan bakar minyak bersubsidi milik PT AKR Corporindo Tbk yang tidak terserap pada 2014 ke PT Pertamina (Persero).

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Sommeng mengatakan langkah itu kini tengah dikaji bila memang nantinya terjadi over kuota BBM bersubsidi milik Pertamina.

"Namun saya prediksi tidak ada over kuota. Pas-lah," katanya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jumat Sore (12/12/2014).

Menurutnya, kuota BBM bersubsidi milik AKR masih tersisa sekitar 350.000 kiloliter sehingga kuota tersebut bisa digunakan Pertamina untuk mengatasi bila terdapat over kuota.

Namun, jelasnya, kuota BBM bersubsidi diprediksi cukup hingga akhir tahun 2014 seiring meningkatnya konsumsi BBM nonsubsidi sebagai akibat penaikan harga jual BBM bersubsidi.

Selain itu, lanjutnya, dengan peralihan subsidi BBM ke sektor produktif itu mengurangi penyelewengan BBM tersebut yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Naryanto Wagimin memprediksi kuota BBM bersubsidi cukup hingga akhir tahun.
Nantinya, lanjutnya, ketika terjadi over kuota maka tidak ada surat alokasi khusus ke Pertamina.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bph migas
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top