Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPK: Selama 5 tahun, Ada Risiko Kerugian Rp112,57 Triliun

Selama kurun waktu 5 tahun, semester II/2009 hingga semester I/2014, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 40.854 senilai Rp112,57 triliun yang berisiko merugikan negara.
Ashari Purwo Adi N
Ashari Purwo Adi N - Bisnis.com 02 Desember 2014  |  16:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Selama kurun waktu 5 tahun, semester II/2009 hingga semester I/2014, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 40.854 senilai Rp112,57 triliun yang berisiko merugikan negara.

Dalam laporannya kepada DPR, Ketua BPK Harry Azhar Aziz, mengatakan temuan itu terinci sebanyak 22.337 kasus yang mengakibatkan kerugian negara senilai Rp20,93 triliun.

Kerugian negara sebanyak 5.441 kasus dengan nilai Rp52,91 triliun dan kasus kekurangan penerimaan senilai 38,73 triliun.

"Hasil pemeriksaan BPK itu dimuat dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Lima Tahun (IHPL)," katanya dalam rapat paripurna DPR, Selasa (2/12).

Dengan hasil pemeriksaan itu, paparnya, BPK telah menerbitkAn 6.900 laporan hasil pemeriksaan (LHP) untuk segera
ditindaklanjuti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpk kerugian negara
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top