Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kadin Upayakan Sertifikat Halal untuk Pacu Ekspor ke Timteng

Kadin Timur Tengah berupaya membantu eksportir Indonesia untuk mendapatkan pengakuan sertifikasi halal dari Islamic Chamber of Commerce, Industry, and Agriculture (ICCIA) untuk meningkatkan nilai ekspor produk ke negara-negara muslim.
Andreas Ryan Sanjaya
Andreas Ryan Sanjaya - Bisnis.com 22 Mei 2014  |  19:15 WIB
Kadin Upayakan Sertifikat Halal untuk Pacu Ekspor ke Timteng
Sertifikat halal. Membantu pelaksanaan ekspor ke Timteng - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Kadin Timur Tengah berupaya membantu eksportir Indonesia untuk mendapatkan pengakuan sertifikasi halal dari Islamic Chamber of Commerce, Industry, and Agriculture (ICCIA) untuk meningkatkan nilai ekspor produk ke negara-negara muslim.

 Ketua Pokja Halal Kadin Timur Tengah Abdul Nasier mengatakan peluang Indonesia untuk mengekspor produk-produk halal ke negara muslim masih terbentang luas.

 “Populasi muslim dunia sebesar 1,8 miliar jiwa pada 2010. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030,” ujarnya, Kamis (22/5/2014).

Selain itu,  dia melihat peluang lain yang juga mendukung ekspor ini yaitu pertumbuhan ekonomi yang relatif signifikan di negara-negara muslim dengan rata-rata pertumbuhan pendapatan perkapita sektiar 6,8%.

Namun masalah yang kini dihadapi adalah produk-produk yang diekspor ke negara-negara muslim tersebut mendapat penolakan. Beberapa negara, terutama negara-negara Teluk, tidak mengakui sertifikasi halal Indonesia.

“Selain membina hubungan dengan ICCIA, kami juga mendorong LPPOM MUI untuk memberikan sertifikasi halal bagi eksportir Indonesia ke Timur Tengah,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor timur tengah
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top