Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GRAFIK PERJALANAN KERETA: Mulai 1 Juni, Antrean KRL Makin Singkat

Pengoperasian Grafik Perjalanan Kereta terbaru 1 Juni 2014 mendatang juga berdampak pada operasional kereta commuter line di wilayah Jabodetabek.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 21 Mei 2014  |  17:12 WIB
Stasiun kereta - Antara
Stasiun kereta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengoperasian Grafik Perjalanan Kereta terbaru 1 Juni 2014 mendatang juga berdampak pada operasional kereta commuter line di wilayah Jabodetabek.

Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Tri Handoyo mengatakan penerapan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) yang baru itu menyebabkan waktu antrean Kereta Rel Listrik (KRL) menjaid lebih singkat.

“Hitung-hitungan waktu tunggu kami tidak melakukan, tapi yang pasti antrean tidak sebanyak sebelum pemberlakuan Gapeka karena KRL tidak perlu mengantre lama-lama. Karena pada jam sibuk, pagi dan petang, seluruh kereta jarak jauh sudah masuk ke Jakarta,” ujarnya, Rabu (21/5).

Dia melanjutkan, selain mampu mempersingkat antrean KRL di beberapa stasiun hub seperti Manggarai, penerapan Gapeka juga membuka peluang slot perjalanan KRL yang semakin banyak.

Imbuhnya, saat ini slot maksimal KRL bisa sampai 800 perjalanan perhari. Akan tetapi saat ini PT KCJ hanya mampu mengisi 600 slot saja karena keterbatasan sarana dan prasarana.

“Kami baru saja meningkatkan slot dari 580 menjadi 600. Kalau sampai maksimal 800 bisa saja kami lakukan tapi butuh peningkatan sarana dan prasarana seperti jumlah kereta,” tandasnya.

Upaya peningkatan jumlah slot perjalanan KRL tersebut menurutnya sudah termasuk operasional beberapa kereta yang baru didatangkan dari Jepang. Dia merencanakan hingga Juni 2014, sudah ada 17 KRL baru yang beroperasi.

Denga adanya jeda waktu yang panjang, serta optimalisasi jalur rel di Jabodetabek, PT KCJ menurutnya optimistis target pertambahan penumpang sebanyak 1,2 juta pertahun bisa dicapai oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut.

Koordinator Komunitas Sepur Edan yang kerap mengakses layanan kereta api, Helmi Liviyanto menyambut baik optimalisasi rel di wilayah Jabodetabek yang mempersingkat waktu antrean KRL. Hal itu menurutnya bisa membantu pengguna jasa commuter line agar bisa tiba di lokasi tujuan tepat waktu.

“Tapi saya minta PT KCJ harus selalu konsisten terkait ketepatan waktu berangkat dan tiba dengan meminimalisasi setiap hambatan operasi di lapangan,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top