Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KADIN INDONESIA: 30 Tahun Infrastruktur Tak Ada Kemajuan

Kadin menilai pembangunan infrastruktur Indonesia dalam kurun waktu 30 tahun terakhir tidak mengalami kemajuan berarti, kendati pemerintah terus berupaya melakukan percepatan pembangunan melalui program MP3EI.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 29 April 2014  |  10:06 WIB
Jalan rusak berlubang  - bisnis.com
Jalan rusak berlubang - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kadin menilai pembangunan infrastruktur Indonesia dalam kurun waktu 30 tahun terakhir tidak mengalami kemajuan berarti, kendati pemerintah terus berupaya melakukan percepatan pembangunan melalui program MP3EI.

Pelambatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur menyebabkan pertumbuhan ekonomi domestik Indonesia tidak maksimal.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Infrastruktur Rachmat Goble mengatakan infrastruktur menjadi prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial.

Dia menguraikan peningkatan percepatan infrastruktur sebesar 1% mampu mendorong peningkatan PDB sebesar 1%.

Rachmat mencontohkan di sektor pangan, infrastruktur penghubung antar desa atau kabupaten merupakan aspek penting dalam meningkatkan efisiensi pada jalur distribusi komoditi pertanian dari sentra produksi ke pasar sehingga mempunya daya saing global.

"Sehingga produktivitas industri dalam negeri dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi mampu menekan nilai ketergantungan impor dan memperkokok ketahanan struktur ekonomi Indonesia," paparnya di sela-sela seminar Indonesia Green Infrastructure Summit 2014, Selasa (29/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin indonesia
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top