Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hanya 14 Kabupaten & Kota yang Punya Regulasi Air Minum (RI SPAM)

Sebanyak 236 kabupaten/kota sedang menyusun Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RI SPAM) sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.18/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan SPAM.
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 24 April 2014  |  13:27 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 236 kabupaten/kota sedang menyusun Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RI SPAM) sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.18/2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan SPAM.

Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU Danny Sutjiono menjelaskan rencana induk tersebut merupakan suatu rencana komprehensif jangka panjang antara 15-20 tahun.

"Isinya itu berupa perencanaan air minum jaringan perpipaan atau bukan jaringan perpipaan, sehingga wajib bagi pemerintah kabupaten/kota untuk menyusunnya," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/4/2014).

Hingga saat ini, lanjutnya, baru 14 kabupaten/kota yang telah memiliki RI SPAM, yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Labuhan Batu Utara, Padang Lawas Utara, Tanjung Jabung Timur, Rejang Lebong, Kaur, Bandung, Grobogan, Sleman, Parigi Moutong, Majene, Konawe Utara, Kota Bandar Lampung, dan Kota Malang.

Lebih lanjut dia menjelaskan penyediaan air minum merupakan kebutuhan dasar dan hak sosial ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. "Rencana Induk SPAM merupakan jawaban bagi pengembangan SPAM daerah dengan berbagai kondisi dan permasalahannya," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top