Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REI: Akuisisi BTN Oleh Mandiri Langkah Mundur Industri KPR

Pengembang yang tergabung dalam Realestat Indonesia (REI) menilai rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., merupakan langkah mundur dalam industri penyediaan kredit pemilikan rumah (KPR).
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 23 April 2014  |  12:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembang yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) menilai rencana akuisisi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., merupakan langkah mundur dalam industri penyediaan kredit pemilikan rumah (KPR).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat REI Eddy Hussy meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri tersebut.

REI beralasan, saat ini BTN merupakan satu-satunya bank yang fokus bisnisnya jelas yakni membiayaai perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Prinsipnya REI keberatan dan menolak akuisisi BTN dengan bank manapun," ungkapnya di kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Selasa (23/4/2014).

Dia menjelaskan, BTN memiliki sejarah panjang dan telah terbukti memiliki komitmen fokus membiayai perumahan. Saat krisis, BTN tetap menyalurkan kredit dan terbukti tahan banting karena agunannya tidak susut, berbeda dengan bank lain.

Langkah akuisisi ini, sambung Eddy, merupakan langkah mundur dalam menyediakan KPR bagi seluruh lapisan masyarakat. Indonesia dinilai justru membutuhkan banyak bank yang fokus dalam penyaluran KPR.

"Bukan justru mengurangi bank fokus yang sudah ada. Karena jika akuisisi terjadi, tidak ada jaminan misi pembiayaan perumahan rakyat akan tetap berjalan," paparnya.

Eddy menambahkan, belajar dari pengalaman beberapa bank yang diakuisisi, peran bank tersebut berangsur hilang. Anak usaha pasti harus mengikuti maunya perusahaan induk.

"REI khawatir hal tersebut juga akan terjadi dengan BTN," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top