Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Bali & Beyond Travel Fair Ditarget Rp5 Triliun

Penyelenggaraan ajang promosi destinasi Bali and Beyond Travel Fair 2014 yang akan digelar di Bali pada pertengahan Juni mendatang, ditargetkan mampu membukukan transaksi bisnis hingga Rp5 triliun.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 17 April 2014  |  19:20 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Penyelenggaraan ajang promosi destinasi Bali and Beyond Travel Fair 2014 yang akan digelar di Bali pada pertengahan Juni mendatang, ditargetkan mampu membukukan transaksi bisnis hingga Rp5 triliun.

Transaksi tersebut didapatkan dari hasil pertemuan bisnis antara pelaku industri pariwisata Indonesia yang menawarkan berbagai paket wisata kepada para pembeli dari 55 negara, seperti Asean, China, Australia, Timur Tengah, dan Eropa.

Ketua Penyelenggara BBTF 2014 I Ketut Ardana mengatakan meski baru kali pertama diselenggarakan, pihaknya optimistis BBTF ini efektif menjadi ajang promosi berbagai destinasi Beyond Bali dengan menjadikan Bali sebagai jendela wisatanya.

“Selama ini mereka [buyers] lebih banyak mengenal Bali. Melalui acara ini, kami harap daerah-daerah lain juga dapat memanfaatkannya untuk mempromosikan destinasi wisatanya sehingga kunjungan wisman akan lebih tersebar,” ujarnya dalam konfrensi pers, Kamis (17/4/2014).

Apalagi, para buyers yang hadir dalam travel fair tersebut benar-benar diseleksi dan memiliki track record yang bagus. Di samping itu, banyak juga diantara mereka yang tengah mencari destinasi wisata baru untuk dikemas dalam paket wisata kepada para turis dari negaranya masing-masing.

Sayangnya, hingga saat ini dari sekitar 450 sellers lokal yang mengikuti pertemuan bisnis dalam sesi pre schedule appointment dengan lebih dari 350 buyers tersebut, sebagian besar masih berasal dari Bali, dan hanya 10% yang merupakan Beyond Bali.

“Kami sebetulnya berharap tahun pertama ini industri wisata Beyond Bali yang ikut bisa mencapai 20%, karena ini kesempatan yang baik dengan menjadikan Bali sebagai trigger,” tutur Ardana yang juga menjabat sebagai Ketua Asita Bali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top