Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Serap 300 MW Listrik Pembangkit Kecil

PT Perusahaan Listrik Negara (persero) tahun ini telah menyerap 300 MW listrik yang berasal dari pembangkit kecil berbasis energi baru dan terbarukan.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 03 April 2014  |  21:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Perusahaan Listrik Negara (persero) tahun ini telah menyerap 300 MW listrik yang berasal dari pembangkit kecil berbasis energi baru dan terbarukan.

Diperkirakan potensi energi baru dan terbarukan ini mencapai 2400 MW.

Direktur Operasi Jawa Bali Sumatera PLN Ngurah Adnyana mengatakan sebagian besar pembangkit kecil berbasis energi terbarukan ini berada di luar Pulau Jawa.

“Mayoritas pembangkit berbasis energi baru dan terbarukan ini berada di Pulau Sumatera,” katanya, Kamis (3/4/2014).

Adnyana menyebutkan pihaknya terus berupaya meningkatkan serapan listrik dari jenis ini. untuk itu pihaknya tengah menyusun pedoman teknis terkait prosedur dan petunjuk-petunjuk teknis lainnya.

“Kendala penyerapan energi jenis ini adalah belum adanya standarisasi terhadap prosedur dan teknis lainnya. Karena itu, kami mendorong agar standarisasi ini segera terbentuk,” jelasnya.

Ia yakin dengan adanya standar petunjuk teknis ini, serapan listrik dari pembangkit-pembangkit kecil berbasis energi baru dan terbarukan ini dapat ditingkatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top