Ekspor Daging Unggas, Pemerintah Diminta Libatkan Peternak Rakyat

Ketua PPUI Ashwin Pulungan mengatakan pelibatan peternak dalam ekspor daging unggas perlu dilakukan untuk menggeliatkan kembali usaha peternak rakyat yang cukup terpukul belakangan ini.
Adi Ginanjar Maulana | 02 Maret 2014 14:21 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, BANDUNG - Pengusaha Peternak Unggas Indonesia, PPUI, mendesak pemerintah melibatkan peternak rakyat dalam melakukan ekspor daging unggas.

Ketua PPUI Ashwin Pulungan mengatakan pelibatan peternak dalam ekspor daging unggas perlu dilakukan untuk menggeliatkan kembali usaha peternak rakyat yang cukup terpukul belakangan ini.

Biaya produksi pakan hingga kematian unggas akibat cuaca ekstrem menjadi hal yang menghantam usaha peternak rakyat.

“Hal ini merupakan kesempatan positif bagi peternak rakyat untuk mengembangkan usahanya dalam mendapatkan porsi keutungan cukup besar,” kata Ashwin.

Dia menjelaskan, ekspor daging unggas Indonesia ke negara lain pernah terhenti di 2003 karena merebaknya kasus flu burung yang membuat banyak unggas mati.

Sehingga pemerintah saat ini kembali berniat menjalin kerja sama salah satunya ke Jepang dalam melakukan ekspor daging unggas olahan.

"Kami menyambut baik langkah ini, jangan sampai pemerintah mengedepankan penanam modal asing (PMA) dalam aktivitas ini. Berilah peternak rakyat untuk mendapat keuntungan yang cukup besar," pinta Ashwin. (Ria Indhryani)

Tag : unggas
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top