Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Kabupaten Layak Dapat Dana Hibah Ekonomi Hijau

Millenium Challenge Account Indonesia mengumumkan 10 Kabupaten sebagai daerah potensi tujuan sebagian dana hibah pemberdayaan ekonomi hijau dari Amerika Serikat yang bernilai total US$332 juta
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 19 Oktober 2013  |  23:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Millenium Challenge Account Indonesia mengumumkan 10 Kabupaten sebagai daerah potensi tujuan sebagian dana hibah pemberdayaan ekonomi hijau dari Amerika Serikat yang bernilai total US$332 juta.

Kabupaten yang diumumkan adalah Kerinci dan Tanjung Jabung Timur di Jambi, Solok Selatan di Sumatera Barat, serta Malinau dan Berau di Kalimantan Timur.

Daerah lainnya adalah Kapuas Hulu di Kalimantan Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat, serta Sumba Timur dan Sumba Barat di Nusa Tenggara Timur.

Direktur Pengelola Millenium Challenge Account Indonesia J. W. Saputro menjelaskan 10 daerah di atas direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan Green Prosperity Program Compact (GPPC) tahap pertama.

Saputro belum bisa memastikan berapa dana hibah yang akan dialokasikan bagi setiap daerah. Dia menjelaskan alokasi dana hibah akan ditetapkan case by case seusuai rencana program di tiap Kabupaten.

"Itu juga belum final karena pemerintah daerah di lokasi-lokasi tersebut juga harus setuju dulu karena ada persyaratan-persyaratan tertentu bagi mereka juga," kata Saputro hari ini, Sabtu (19/10/2013).

GPPC adalah salah satu dari 3 sektor yang disepakati pemerintah AS dan Indonesia sebagai sektor tujuan penyaluran dana hibah Millenium Challenge Corporation yang bernilai total US$600 juta.

Sebagian besar dana kemtiraan Indonesia--AS tersebut dialokasikan untuk GPPC, sedangkan sisanya dipatok untuk program modernisasi sistem pengadaan pemerintah dan program kesehatan gizi.

Direktur Green Prosperity MCA Indonesia Budi Kuncoro menjelaskan GPPC adalah program pemberdayaan ekonomi yang komperhensif dan diterapkan di lokasi spesifik.

Dana bantuan dari AS akan digunakan untuk aktivitas perencanaan penggunaan lahan, bantuan teknis, pendanaan, serta program sosialisasi dan pembelajaran.

GPPC rencananya melaksanakan program pemberdayaan ekonomi yang berkesinambungan, berbasis sumber daya lokal, multi komoditas dan multi sektor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

otonomi
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top