Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kemendag Akhirnya Ubah Iklan "Cinta Produk Indonesia"

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perdagangan akan merevisi iklan yang menampilkan figur Menteri Perdagangan secara bertahap dalam waktu sesegera mungkin.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 26 September 2013  |  00:41 WIB
Kemendag Akhirnya  Ubah Iklan "Cinta Produk Indonesia"
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perdagangan akan merevisi iklan yang menampilkan figur Menteri Perdagangan secara bertahap dalam waktu sesegera mungkin.

Kepala Pusat Humas Kementerian Perdagangan Arlinda Imbang Jaya mengatakan perubahan ini diambil sehubungan dengan klarifikasi atas iklan Kemendag terkait dengan keikutsertaan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam konvensi Capres Partai Demokrat.

"Agar tidak memperlebar polemik di masyarakat dan menghindari terjadinya konflik kepentingan terkait dengan keikutsertaan Menteri Perdagangan sebagai peserta konvensi Capres Partai Demokrat, kami akhirnya mengambil langkah tersebut," kata Arlinda dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (26/9/2013)

Dia melanjutkan perubahan ini diambil berdasarakan usulan dan masukan dari berbagai stakeholders tentang materi iklan ‘Kampanye Cinta Produk Indonesia’.

Pihaknya menegaskan kembali bahwa iklan ini sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi Kementerian Perdagangan sesuai Peraturan Menteri Perindustrian selaku Ketua Tim Nasional P3DN Nomor 50/M-IND/PER/5/2009 Tentang Pembentukan Kelompok Kerja dan Sekretariat Tim Nasional (P3DN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gita wirjawan kementerian perdagangan iklan kampanye cinta produk indonesia
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top