Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Petani Kelapa Dapat Bantuan Benih

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Barat memberikan bantuan benih pohon kelapa bagi sejumlah kelompok tani untuk meningkatkan produksi kelapa sedikitnya 2%.
Adi Ginanjar Maulana
Adi Ginanjar Maulana - Bisnis.com 18 September 2013  |  20:38 WIB

Bisnis.com, BANDUNG — Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Barat memberikan bantuan benih pohon kelapa bagi sejumlah kelompok tani untuk meningkatkan produksi kelapa sedikitnya 2%.

Kabid Produksi Disbun Jabar Hendi Jatnika mengemukakan pihaknya  selalu memberikan bantuan peremajaan benih kelapa kepada para petani.

“Angarannya tidak banyak. Jika harga benih Rp8.000 per butir, totalnya sekitar Rp9,6 juta dan mekanismenya diberikan langsung sebagai bantuan sosial bagi setiap kelompok tani,” katanya, Rabu (18/9/2013).

Dia menjelaskan produksi kelapa selama 5 tahun terakhir meningkat 7% hingga akhir 2012, dengan jumlah produksi kelapa di Jabar mencapai 104.408 ton, dan luas lahan 172.806 hektare.

Menurutnya, luas lahan kebun kelapa tersebut dihitung kumulatif dari jumlah pohon yang dimiliki individu ataupun perusahaan. Dari satu kelompok tani kelapa bisa menghasilkan 3 ton per minggu dengan harga relatif stabil.

Dia menilai komoditas kelapa mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena kebutuhannya tidak terbatas, yang didukung dengan produksi yang berkelanjutan.

Untuk skala besar, menurutnya, kelapa untuk memenuhi kebutuhan industri gula merah dan industri pengolahan makanan lainnya dengan volume permintaan terus meningkat, termasuk untuk pasar ekspor.

“Selain itu, serbuk kelapa juga bisa diolah menjadi fiber yang digunakan sebagai jok mobil, juga batok kelapa juga menjadi karbon aktif,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Kabupaten Sukabumi Ageng Mulyana mengungkapkan saat ini petani sudah mulai kewalahan memenuhi permintaan kelapa muda yang mencapai 10.000 butir per minggu.

“Kami juga sudah mengimbau agar petani memilih memanen kelapa muda, dibandingkan harus terus mempertahankan tanaman kelapa tua,” katanya.

Dia menjelaskan untuk harga kelapa pada umumnya dijual Rp8.500 per butir atau naik Rp500 sejak akhir Juli 2013. “Harga kelapa naik karena biaya distribusi setelah kenaikan harga bahan bakar minyak,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

benih petani

Sumber : Wandrik Panca Adiguna

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top