Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Haji 2013, Kapal Kargo Asal Thailand Terbakar di Pelabuhan Jeddah

Bisnis.com, JEDDAH – Api melalap sebuah kapal kargo Thailand di Jeddah Islamic Port pada Rabu (11/9/2013), namun tidak ada cedera yang dilaporkan.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 12 September 2013  |  08:02 WIB
Haji 2013, Kapal Kargo Asal Thailand Terbakar di Pelabuhan Jeddah
Bagikan

Bisnis.com, JEDDAH – Api melalap sebuah kapal kargo Thailand di Jeddah Islamic Port pada Rabu (11/9/2013), namun tidak ada cedera yang dilaporkan.

Api masih berkobar sampai larut malam, sebelum petugas pemadam kebakaran Pertahanan Sipil berusaha untuk menjinakkan api dengan karbon dioksida untuk memotong oksigen ke lambung kapal.

Kapal itu didaftarkan ke Thailand dan membawa barang perangkat keras. Kapal tersebut merapat di pelabuhan. Namun, Direktur Umum Pelabuhan Saher Tahlawi mengatakan kebakaran terbatas hanya pada kapal. Tidak ada kapal lainnya rusak dan tidak ada cedera.

"Kapal itu tiba dari Thailand, dan setelah melihat kebakaran, tim penyelamat (mulai meletakkan keluar), tapi bukannya menggunakan air secara tradisional mereka menggunakan karbon dioksida untuk mencegah aliran udara ke kapal untuk mengandung api, "kata Tahlawi seperti dikutip arabnews.com, Kamis (12/9/2013).

Menurut Tahlawi, tim penyelamat tidak menggunakan air sebagai sarana untuk menjinakkan api guna mencegah risiko lebih berat pada kapal yang dapat menyebabkan tenggelam."

Dia juga mengatakan bahwa perkiraan kerusakan tidak dapat ditentukan sampai penyelidikan selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal thailand
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top