Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBM BERSUBDISI: Ini Alasan Pemerintah Soal BLT

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah telah mempersiapkan anggaran untuk bantuan langsung ke masyarakat miskin sebagai kompensasi dampak kebijakan pengendalian subsidi BBM yang akan diambil dalam waktu dekat.Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 10 April 2013  |  15:57 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- Pemerintah telah mempersiapkan anggaran untuk bantuan langsung ke masyarakat miskin sebagai kompensasi dampak kebijakan pengendalian subsidi BBM yang akan diambil dalam waktu dekat.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan pemerintah pasti akan mengumumkan penambahan kucuran dana proteksi sosial beberapa saat setelah pengumuman kebijakan pengendalian subsidi BBM.

Penambahan dana tersebut akan disalurkan melalui berbagai program proteksi sosial yang sudah ada termasuk dalam bentuk bantuan langsung untuk masyarakat.

"Pemerintah tentu mengalokasikan kompensasi untuk orang miskin sebagai bagian dari perlindungan sosial, sosial safety," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (10/4).

Agung mengatakan anggaran untuk dana kompensasi sudah siap dan besarannya akan tergantung beban inflasi yang dibebankan kebijakan pengendalian subsidi BBM pemerintah.

"Sudah tentu ada [kompensasi] tapi namanya tidak harus BLT, berapa besarnya tergantung nanti besaran [dampak] BBM-nya," katanya.

Menko mengharapkan rencana pemberian kompensasi tersebut didukung oleh para politisi di DPR karena sangat dibutuhkan karena jumlah orang miskin bisa bertambah jika kebijakan pengendalian BBM bersubsidi tidak dilengkapi oleh program kompensasi sosial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM blt premium

Sumber : Demis Rizki Gosta

Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top